TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Pendopo Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Selasa (04/08/2026).
Sebanyak 45 pelajar tingkat SMA sederajat mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan tersebut. Mereka terdiri dari 27 peserta putra dan 18 peserta putri yang telah terpilih sebagai calon Paskibraka Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2026.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Tanah Bumbu, Yulian Herawati, menjadi Calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang tidak semua generasi muda dapat peroleh.
“Sebagai putra-putri terbaik Tanah Bumbu, tunjukkan dedikasi, disiplin, integritas, serta semangat pantang menyerah,” pesannya.
Pemusatan pendidikan dan pelatihan akan berlangsung selama 15 hari dengan pusat kegiatan di Halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu.
Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan pembinaan intensif yang melibatkan unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta berbagai instansi terkait.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Tanah Bumbu Nahrul Fajeri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, peserta tidak hanya dipersiapkan sebagai petugas pengibar dan penurunan bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga sebagai kader calon pemimpin bangsa yang berintegritas, berjiwa Pancasila, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu di bawah kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif terus berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari visi BerAKSI: Mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.
Melalui pemusatan pendidikan dan pelatihan ini, pemerintah daerah berharap para peserta mampu mengembangkan karakter disiplin, kepemimpinan, nasionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat di masa mendatang.