TERAS7.COM – Kecamatan Paramasan selama ini dikenal sebagai salah satu kecamatan yang tertinggal di Kabupaten Banjar karena memiliki letak paling jauh dan terpencil.
Akses jalan yang masih belum memadai membuat daerah dengan suasana pedesaan khas hutan hijau alam tropis pegunungan Meratus yang masih asri dan berpotensi jadi tempat wisata ini masih belum banyak tersentuh wisatawan.
Beberapa waktu belakangan Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar dan Provinsi Kalimantan Selatan telah membangun beberapa infrastruktur, diantaranya fasilitas jalan dan jembatan untuk mempermudah akses menuju Paramasan dengan tujuan menunjang perkembangan ekonomi masyarakat setempat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, Mokhammad Hilman saat ditemui Teras7.com pada Jumat (6/9) mengatakan pembuatan trase jalan telah dilaksanakan sejak beberapa waktu yang lalu.

“Trase jalan yang sudah ada di Paramasan akan kita tingkatkan lagi bekerjasama dengan Kodim 1006/Martapura melalui pola Karya Bakti TMMD,” ujarnya.
Jika selama ini Paramasan hanya dapat dicapai melalui Kabupaten lain, untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kabupaten Banjar kata HM. Hilman Dinas PUPR telah membuka jalan baru di trase yang sudah dibuat.
“Kita sudah membuka jalan dari Desa Angkipih menuju Desa Munggu Lahung dengan jarak 35 Km. Jalan yang ada ini telah dilakukan pengerasan dan memiliki 72 jembatan,” ungkap Sekda Banjar ini.
Namun salah satu jembatan di jalan tersebut ujarnya roboh akibat banjir besar dan telah dianggarkan perbaikannya di tahun ini.
“Kita tahun ini akan melakukan perbaikan, sehingga akses menuju Paramasan untuk roda dua dan roda empat dengan kapasitas terbatas bisa melewati jembatan ini. Kita akan terus menangani jalam baru ini agar terus dapat dimanfaatkan dan tidak terputus,” jelasnya.
HM. Hilman mengatakan jalan yang menghubungkan antara Kecamatan Sungai Pinang dan Kecamatan Paramasan belum direncanakan untuk dilakukan pengaspalan.
“Kita belum ada rencana untuk pengaspalan, sementara ini dilakukan pengerasan jalan dan pemeliharaannya saja agar tetap bisa terhubung. Pemerintah Provinsi juga berencana membangun daerah Paramasan, jadi kita akan melakuka harmonisasi dengan Provinsi, mana yang akan ditangani Provinsi dan mana yang akan kita tangani. Sehingga akses yang dibangun saling menunjang satu sama lain,” tutup HM. Hilman.