TERAS7.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong bersama RSUD Haji Badaruddin Kasim (HBK) memaparkan rencana kerja tahun anggaran 2026 dalam rapat bersama Komisi I DPRD Tabalong pada Jumat, 18 Juli 2025. Program-program yang dirancang dinilai telah sejalan dengan visi misi Pemkab Tabalong di sektor kesehatan.
Rapat digelar di Ruang Komisi I DPRD Tabalong, dipimpin Ketua Komisi I Akhmad Helmi, didampingi wakil ketua serta para anggota. Hadir pula Plt Kepala Dinas Kesehatan Tabalong dan Plt Direktur RSUD HBK beserta jajaran.
Plt Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan alokasi anggaran berdasarkan program kerja, di antaranya:
Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah: Rp121 miliar
Program Pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Masyarakat: Rp103 miliar
Program Peningkatan Kapasitas SDM Kesehatan: Rp2,9 miliar
Program Sediaan Farmasi dan Alkes: Rp118 juta
Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan: Rp136 juta
Program prioritas Bupati: UHC sebesar Rp54 miliar dan bantuan pendamping pasien rawat inap Rp850 juta
RSUD HBK sendiri mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp143 miliar dengan fokus peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, penambahan tenaga kebersihan, serta optimalisasi layanan berbasis smart hospital.
Ketua Komisi I DPRD Tabalong, Akhmad Helmi, menyambut baik seluruh program yang disampaikan. Ia berharap pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh Dinkes dan RSUD HBK semakin membaik dan menjangkau seluruh masyarakat.
“Kita mendorong agar pelayanan kesehatan ke depan semakin baik, termasuk penguatan layanan homecare. Harapannya, masyarakat Tabalong tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” ujar Helmi.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.