Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Disangka Punah, Ternyata Ribuan Bibit Kayu Ulin Tumbuh Subur Disini
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Disangka Punah, Ternyata Ribuan Bibit Kayu Ulin Tumbuh Subur Disini

Maulana
Maulana 6 Mei 2019, 11.56
Share
WhatsApp Image 2019 05 06 at 09.06.30
Samhudi Pengrajin pembibitan Kayu Ulin Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar
SHARE

TERAS7.COM – Ribuan bibit kayu ulin tumbuh subur di Desa Tiwigan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar, Lewat tangan pengrajin tanaman, cikal bakal kayu ulin ini tumbuh hingga 50 sampai 70 centimeter.

Samhudi, warga Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar memang memiliki sifat yang keras dan pantang penyerah. Tak jarang dia meminta rekan kerjanya untuk mundur saja, kalau tidak sejalan dengan pola kerjanya. Namun sifat kerasnya tersebut ternyata membuahkan hasil. Tanaman kayu ulin (Eusideroxylon zwageri) yang sulit untuk dibudidayakan pun kini sudah berhasil dikembangkannya.

Bersama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) Alimpung, pria 55 tahun ini kini telah berhasil membibitkan sebanyak 8 ribu tanaman khas Kalimantan ini, di punggung Bukit Alimpung, Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar. Selain itu juga dia berhasil melakukan pembibitan tanaman durian lokal, jengkol, mahoni dan lainnya.

Kawasan yang semula ditumbuhi semak belukar dan ilalang, kini sudah dipenuhi berbagai jenis tanaman. Total lahan yang direhabilitasi KTH Alimpung seluas 1.740 hektare.  Atas keberhasilannya melakukan pelestarian kawasan hutan tersebut, pada 2018 lalu KTH Alimpung dianugerahi piagam penghargaan oleh Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Ditemui di lokasi kerjanya, Samhudi menuturkan niatnya mengembangkan tanaman kayu ulin karena melihat semakin susahnya mendapatkan kayu ulin. Padahal tanaman ini merupakan tanaman khas Kalimantan dan memerlukan waktu lama untuk menumbuhkannya. Masyarakat bisanya hanya menebang untuk memanfaatkan kayunya, namun tidak bisa membudidayakannya.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

“Memang tidak gampang untuk membibitkan kayu ulin, karena butuh waktu lama bahkan banyak yang mencoba membibitkannya namun gagal,” ujar Samhudi, Minggu (6/5/2019).

WhatsApp Image 2019 05 06 at 09.06.32
Samhudi Pemilik Lahan Pembibitan Kayu Ulin Desa Tiwingan Lama Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar

Ia menuturkan bibit ulin yang dikembangkannya berasal dari biji ulin yang dikumpulkannya. Pada Agustus 2018, Samhudi mengumpukan bibit kayu ulin dari hutan di pedalaman Kalimantan Selatan dan berhasil mengumpulkan sebanyak 13.600 biji.

Biji-biji tersebut kemudian disemai, namun tidak semuanya bertunas hanya sekitar 8 ribu yang bertunas. “Saat sekarang 8 ribu ulin yang bertunas sudah kita pindahkan ke polybek dengan tinggi antara 50 hingga 70 cm. Namun sebagian lainnya belum nampak tunasnya, padahal sudah kita semai sejak Agustus 2018,” jelas Samhudi yang bekerja bersama tiga rekannya ini.

Karena itulah menurutnya, masyarakat sering putus asa membibitkan ulin, karena memang untuk menjadikan biji bertunas saja memerlukan waktu hingga tahunan.

Samhudi berniat untuk kembali mengumpulkan biji ulin agar bisa membibitkan sebanyak 30 ribu buah. “Itu tekad saya untuk bisa membibitkan paling tidak 30 ribu tanaman ulin,” ujarnya.

Samhudi meminta bantuan untuk bisa mengenalkan tanaman ulin milik kelompoknya, sehingga bisa ditanam oleh masyarakat. “Saya jual bibit tersebut murah saja, cuma Rp25.000,- per batang. Bibit tanaman sudah cukup tinggi antara 50 hingga 70 cm, sehingga sudah cukup kuat untuk dipindahkan ke tanah,” katanya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love3
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05
IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?