TERAS7.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini (PAUD). Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, sehat, ramah anak, serta bebas dari kekerasan, diskriminasi, dan perundungan.
Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Kabupaten Balangan, Abiji, saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia–Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Balangan yang dirangkaikan dengan Hari Anak Nasional (HAN) di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Selasa (21/07/2026).
Dalam sambutannya, Abiji menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas PAUD harus didukung dengan peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.
“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru PAUD dan TK di Kabupaten Balangan atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan sektor pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dukungan orang tua, tenaga pendidik, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mampu mendorong tumbuh kembang anak menjadi pribadi yang cerdas, sehat, mandiri, dan berakhlak mulia.
Pada kesempatan yang sama, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan, Nazarina, mengatakan keberhasilan pendidikan anak usia dini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Tidak ada keberhasilan yang lahir dari satu orang, melainkan dari semangat saling mendukung dan menguatkan untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan anak usia dini,” katanya.
Nazarina berharap IGTKI-PGRI Kabupaten Balangan terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, dan profesional dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
“Mari, kita terus menjaga semangat kebersamaan karena di tangan kitalah karakter, akhlak, keceriaan, dan masa depan anak-anak mulai dibentuk,” pungkasnya.