TERAS7.COM – DPD Partai Garuda Kalimantan Selatan memberi bantuan kepada ranting-ranting Partai Garuda di Kabupaten Banjar berupa penyerahan secara simbolis bibit unggul bertema Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Green Economy, di Desa Padang Panjang Kabupaten Banjar, Jumat (05/01/2024).
Bibit unggul yang serah berupa kopi, jeruk, alpukat serta alat perontok. Jumlah bibit yang diserah ada 10.000 pohon untuk wilayah Kabupaten Banjar.
Hal tersebut yang disampaikan oleh Ketua DPD Garuda Kalsel Noor Hadi melanjutkan, untuk tahap pertama pihaknya membagikan 20.000 bibit untuk di Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Tengah.
” Untuk tahap pertama membagikan 20 ribu bibit untuk wilayah Kabupaten Banjar dan hulu sungai Tengah,” jelasnya.
Ia mengatakan, dari 20.000 bibit tersebut dibagi menjadi dua yakni 10.000 untuk Kabupaten Banjar dan 10.000 untuk Hulu Sungai Tengah, pihaknya akan mengembangkan kembali.
Bibit kopi yang dipilih dikarenakan banyak permintaan dari masyarakat, tetapi pihaknya akan menambahkan kembali kedepannya seperti bawang.

“Saat ini permintaan dari masyarakat ialah kopi, tetapi kedepannya kita menambahkan bawang,” terangnya.
Ia menyapaikan tujuannya yakni kemaslahatan, kesejahteraan untuk masyarakat tidak ada embel yang macam-macam, itulah sistem Garuda kerakyatan sehingga murni membantu.
“Semata-mata untuk kemaslahatan kesejahteraan masyarakat tidak ada embel yang macam-macam, ini merupakan sistem Garuda kerakyatan, kita murni membantu masyarakat,” ungkapnya.
Ditempat yang sama Anggota ranting Kabupaten Banjar Muhammad Hilmi mengatakan, saat permintaan bibit kopi sungguh sangat luar biasa saat sosialisasi dilapangan bersama Partai Garuda.

“Ketika kita mesosialisikan dilapangan Partai Garuda, ternyata permitaan atas bibit kopi luar biasa,” ujarnya
Salah satu ranting di Kecamatan Aranio merupakan pensuplai utama biji kopi bagi perusahan Kapal Api, yang merupakan tingkat nasional.
“Salah satu ranting kita di Aranio menjadi pensuplai utama untuk biji kopi di perusahaan Kapal Api, yang kita tahu sudah masuk tingkat nasional,” jelasnya.
Ia menjelaskan, kenapa menjadi memilih bibit kopi ketersediaan di wilayah Kecamatan Aranio dan Karang Intan sangat memungkinkan untuk perkembangan bijih kopi selanjutnya.
“Wilayah Aranio dan karang intan untuk ketersesiaan lahan sangat memungkinkan untuk kopi selanjutnya,” terangnya.
Selain untuk perusahaan Kapal Api, pihaknya mendapatkan info kopi yang dari wilayah Aranio dikirim ke Kalimatan Timur yakni Balikpapan, setelah itu di kemas hingga diekspor ke Hongkong dan Italia
“Saya dengar masyarakat juga mengirimkan biji kopi ke Balipapan Kalimantan Timur, setetelah itu dikemas kembali untuk diekspor ke Hongkong dan Italia,” pungkasnya.