TERAS7.COM – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Balangan tahun 2026 dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi ajang penegasan pentingnya peran perempuan sebagai pilar utama dalam pembangunan daerah.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tersebut menyoroti kontribusi strategis perempuan dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga ekonomi.
Anggota DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Sri Huriyati Hadi, menegaskan bahwa posisi perempuan kini telah bergeser dari objek menjadi subjek pembangunan yang memiliki peran vital.
Menurutnya, perempuan yang berdaya menjadi fondasi utama dalam menciptakan keluarga yang kuat dan melahirkan generasi berkualitas.
“Perempuan yang berdaya akan mampu menjadi pilar utama dalam menciptakan keluarga yang kuat dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat inilah akan lahir generasi yang berkualitas,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa keterbukaan akses bagi perempuan untuk meningkatkan kapasitas diri akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga dan masa depan anak-anak.
Selain pemberdayaan, Bunda Sri turut menyoroti pentingnya perlindungan anak. Ia menilai kemandirian perempuan, khususnya sebagai ibu, memiliki kaitan erat dengan jaminan keamanan dan tumbuh kembang anak.
Perlindungan anak, lanjutnya, harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan hak pendidikan hingga menciptakan lingkungan sosial yang aman dan bebas dari kekerasan.
Ia mengingatkan bahwa terwujudnya sumber daya manusia unggul pada tahun 2045 sangat bergantung pada pola asuh dan perlindungan yang diberikan sejak dini.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kebijakan untuk menghadirkan langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, bukan sekadar perayaan simbolis.
“Ketika perempuan berdaya, maka anak-anak akan lebih terlindungi. Ini menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.