TERAS7.COM – DPRD Kabupaten Kotabaru yang dipimpin Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, bersama sejumlah anggota melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu (21/1/2025).
Kunjungan tersebut membahas rencana pembangunan Jembatan Panjang Pelabuhan Kotabaru yang akan dikerjasamakan dengan PT Pelindo. Pelaksanaan pekerjaan direncanakan mulai Januari 2026 sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur pelabuhan di Kabupaten Kotabaru.
Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah hal strategis terkait pola kerja sama antara pemerintah daerah dengan PT Pelindo, termasuk mekanisme penganggaran serta dampak pembangunan terhadap masyarakat sekitar. Pembangunan Jembatan Panjang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas dan pelayanan transportasi di Kotabaru.
Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, menyampaikan bahwa pada tahap awal telah disiapkan anggaran sementara sekitar Rp300 juta untuk mendukung pelaksanaan awal pembangunan.
Ia menjelaskan, agenda kunjungan ini telah dipersiapkan sejak dua bulan lalu, sebagai tindak lanjut dari kunjungan DPRD Kotabaru ke Pelindo Pusat terkait rencana hibah Pelabuhan Panjang yang ada di Kabupaten Kotabaru.
“Kegiatan kunjungan sebelumnya ke Pelindo Pusat, kami sudah membahas rencana hibah pelabuhan yang ada. Selanjutnya pola pelaksanaan dilakukan melalui kerja sama pembangunan dengan skema penganggaran dari pemerintah daerah, yang tentunya memerlukan persetujuan kepala daerah, dalam hal ini Bupati Kotabaru,” ujar Hj. Suwanti.
Hj. Suwanti menegaskan, DPRD Kotabaru berkomitmen penuh mendukung pengembangan infrastruktur pelabuhan sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Sementara itu, anggota DPRD Kotabaru, Mustaqim, menambahkan bahwa pada Januari 2026 PT Pelindo dijadwalkan mulai melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan tahap awal Jembatan Panjang Pelabuhan Kotabaru.
“Insya Allah pada bulan Januari segera dilaksanakan perbaikan dan pemeliharaan Jembatan Panjang oleh PT Pelindo dengan anggaran sekitar Rp300 juta. Kami dari legislatif, khususnya komisi DPRD Kabupaten Kotabaru, sangat mendukung kerja sama ini,” jelasnya.
Ia berharap, perbaikan dapat dilaksanakan secara maksimal sehingga pelayanan di Pelabuhan Jembatan Panjang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kotabaru.
Melalui koordinasi lintas daerah dan sinergi antara pemerintah daerah serta pihak swasta, pembangunan Jembatan Panjang Pelabuhan Kotabaru diharapkan dapat berjalan optimal sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi dan peningkatan layanan transportasi di daerah.