TERAS7.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjar menggelar rapat paripurna terkait penambahan penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Banjar kepada PT Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Martapura Banjar Sejahtera, Kamis (15/12/2022).
Pengesahan yang disetujui sebesar 10,5 milyar, penyertaan modal teraebut meningkatan dari tahun sebelumnya.
Ahmad Syarwani sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Wakil Ketua Komisi II menangapi satu sisi lain menjadi kebanggan tersendiri untuk UMKM menengah kebawah dengan fasilitas bunga 0%.

“Karena tentu ada beberapa rekomendasi yang harus dilalui dari tahapan-tahapannya serta ada empat dinas terkait yang memberi record tentang disetujui tidaknya pencairannya,” jelasnya.
PT BPR Matapura Banjar Sejahtera selama sejauh ini yang di rekomendasi oleh dinas terkait, salah satunya Dinas Pertanian, Disperindag serta Dinas Ketahan Pangan.
“Kami meminta dengan sangat terhadap rekomendasi yang diberikan harus betul-betul selektif, untuk para penerima dan juga harus memberi rasa keadilan dalam pemerataan terhadap para penerima,” pintanya.
Ia menambahkan karena prioritas-prioritas yang diberikan jangan hanya pada satu atau dua personal, tetapi melihat juga dengan pelanggan yang lain.
Sementara itu, Ari Rosadi sebagai Direktur PT BPR Martapura Banjar Sejahtera menyampaikan terimakasih atas persetujuan penyertaan modal dari Pemkab.

Penyertaan modal dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya para pelaku usaha mikro.
“Kedua dalam upaya peningkatan PAD, ketiga melakukan pemberian kredit pada usaha mikro,” jelasnya.
Sementara itu penyertaan modal akan digunakan dalam program Pemkab pemberian kredit berbentuk Kurma Manis, yakni no persen tanpa bunga tanpa biaya administrasi.
“Pendapatan tahun kemaren sudah memberikan kontribusi dalam bentuk PAD kurang lebih 200 jutaan, tahun ini mudah-mudahan meningkat lagi, di November laba sudahencapai satu milyar,” jelasnya.
Target yang harus tercapai sebesar Rp 300 juta di akhir tahun ini dan akan pihaknya penuhi.