TERAS7.COM – Upaya meningkatkan daya saing pelaku UMKM di Banjarbaru kembali digerakkan oleh Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Emi Lasari.
Melihat pentingnya kemampuan digital di era pemasaran modern, Emi menggagas pelatihan konten kreator sebagai bekal baru bagi masyarakat di daerah pemilihannya.
Program ini adalah tindak lanjut dari aspirasi warga yang diserap Emi selama masa reses. Pasalnya, banyak pelaku UMKM yang mengaku kesulitan mengembangkan usaha karena terbatasnya keterampilan dan permodalan.
“Dari hasil reses, kami melihat banyak pelaku UMKM yang masih kesulitan dalam hal permodalan dan juga skill. Karena itu, kami menggagas pelatihan ini agar mereka bisa mengembangkan usaha dengan lebih baik,” ujarnya.
Lewat kerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Banjarbaru, Emi mendorong pelatihan yang tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung membuat konten promosi. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah kota dalam memperkuat UMKM melalui pendekatan digital.
Salah satu fokus besar yang Emi tekankan adalah pentingnya kemampuan membuat konten kreatif untuk pemasaran. Di tengah perubahan perilaku konsumen yang mengandalkan media sosial, pelaku UMKM harus adaptif agar usahanya dapat bertahan dan berkembang.
“Pelatihan konten kreator ini menjadi kebutuhan wajib bagi pelaku UMKM. Dengan kemajuan teknologi, mereka dituntut untuk bisa melakukan pemasaran berbasis digital,” terang Emi.
Melalui pelatihan ini, peserta diajari membuat video promosi, memahami teknik branding, serta memanfaatkan platform digital untuk menarik pembeli. Emi berharap kemampuan itu bisa berdampak langsung pada peningkatan penjualan.
“Kita ingin pelaku UMKM Banjarbaru bisa naik kelas. Dengan skill digital ini, produk mereka bisa lebih dikenal luas, penjualan meningkat, dan usaha mereka semakin berkembang,” tambahnya.
Emi menegaskan bahwa pembinaan UMKM harus terus diperkuat, mengingat Banjarbaru tidak memiliki sumber daya alam besar. Karena itu, inovasi dan kreativitas masyarakat menjadi kunci.
“Banjarbaru harus bertumpu pada kreativitas dan inovasi masyarakatnya. Karena itu, pelatihan berbasis digital seperti ini penting untuk mendorong tumbuh kembang UMKM,” tutupnya.