TERAS7.COM – Final Festival Becatuk Dauh 2026 di Kabupaten Banjar berlangsung meriah di Alun-Alun Ratu Zalecha, Rabu (4/3/2026) malam.
Sebanyak sembilan grup tampil pada babak final setelah melalui seleksi dari total 21 peserta yang ikut ambil bagian dalam festival budaya ini.
Grup Tarbiatul Aulad dari Desa Mekar keluar sebagai juara pertama setelah meraih nilai tertinggi dari dewan juri.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Banjar, H Irwan Jaya, mengatakan festival tahun ini berjalan lancar dengan penilaian yang objektif.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Festival Becatuk Dauh 2026 sukses terselenggara. Juara pertama diraih Grup Tarbiatul Aulad dari Desa Mekar,” ujarnya.
Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas penampilan, kekompakan tim, dan kemampuan membawakan tradisi Becatuk Dauh. Irwan menilai kualitas peserta tahun ini meningkat meski jumlah peserta sedikit berkurang dibanding tahun sebelumnya.
“Jumlah peserta memang 21 grup, lebih sedikit dari tahun lalu, tapi kualitas penampilan justru naik,” jelasnya.
Yang menarik, partisipasi generasi muda semakin terlihat. Hal ini dinilai sebagai langkah positif untuk memastikan tradisi Becatuk Dauh terus dilestarikan.
Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Banjar sekaligus juri, Muhammad Syahid, menambahkan, persaingan pada babak final sangat ketat. Beberapa grup hanya terpaut satu poin, menandakan persiapan yang serius dari seluruh peserta.
Kapten Grup Tarbiatul Aulad, Raden Muhammad Ahyar Ramadan, menyatakan rasa syukurnya atas capaian ini.
“Alhamdulillah kami meraih juara pertama. Ini hasil kerja keras, latihan rutin, dan kekompakan tim. Semoga ke depan bisa tampil lebih baik lagi,” tuturnya.
Ke depan, Disbudporapar Kabupaten Banjar berencana memperluas cakupan festival agar tradisi Becatuk Dauh semakin dikenal masyarakat Banjar Bakula.