TERAS7.COM – Penetapan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) membawa harapan baru bagi Kalimantan Selatan.
Status ini bukan hanya pengakuan atas kekayaan alam dan budaya Banua, tetapi juga momentum untuk mendorong ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Tenaga Ahli Gubernur Kalsel dan pencetus Geopark Meratus, Nurul Fajar Desira mengatakan bahwa kawasan Meratus menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi berbasis alam dan budaya.
“Geopark bukan sekadar pelestarian, tapi juga bagaimana masyarakat bisa mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari keberadaannya,” ujarnya, baru-baru tadi.
Menurut Fajar, pengembangan produk lokal, jasa wisata, hingga atraksi budaya dapat menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelibatan masyarakat di kawasan geopark, termasuk dalam pengelolaan situs, menjadi kunci agar mereka merasa memiliki dan ikut menjaga keberlanjutan kawasan.
“Produk-produk seperti kerajinan tangan, kuliner lokal, dan jasa pemandu wisata bisa kita angkat. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku UMKM dan masyarakat setempat,” tukasnya.