TERAS7.COM – Promosi Kuliner Ikan Khas Daerah yang digelar di Anjungan Kalimantan Selatan TMII, Sabtu (14/2/2026), menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif.
Melalui kegiatan yang diinisiasi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin mendorong kuliner lokal sebagai magnet untuk menarik kunjungan wisatawan.
Diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, disampaikan bahwa promosi kuliner merupakan langkah konkret untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Ketika produk lokal dibeli dan dikenal luas, maka nelayan sejahtera, UMKM tumbuh, dan ekonomi daerah ikut menguat. Inilah efek berantai dari promosi kuliner,” ujarnya.
Menurutnya, kuliner bisa menjadi pintu masuk mengenalkan Kalimantan Selatan lebih luas. Setelah mengenal cita rasanya, masyarakat diharapkan tertarik datang langsung menikmati sungai, budaya, dan keramahan masyarakat Banua.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan dialog interaktif dan demo masak olahan ikan khas Kalsel, memperlihatkan potensi komoditas perikanan sebagai bagian dari penguatan identitas sekaligus daya tarik wisata.
Pemprov Kalsel optimistis, melalui strategi ini, kuliner ikan khas Banua tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga menjadi motor penggerak pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.