Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Guru Kapuh, Murid Guru Sekumpul Yang Teruskan Perjuangan Dakwah di Bumi Antaludin
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Guru Kapuh, Murid Guru Sekumpul Yang Teruskan Perjuangan Dakwah di Bumi Antaludin

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 11 Agustus 2021, 16.50
Share
20210811 140954
SHARE

TERAS7.COM – Ulama Kharismatik asal Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) Kalimantan Selatan, KH Muhammad Ridwan bin Tuan Guru Hasan Baseri dikabarkan meninggal dunia pada hari ini Rabu (11/8/2021).

Ulama yang akrab disapa Guru Kapuh ini meninggal dunia di umur 55 tahun, setelah sebelumnya dikabarkan sakit dan harus dilarikan ke RS Kandangan.

20210811 141121

Dilansir dari situs gurukapuh.com, KH Muhammad Ridwan adalah pemimpin Majlis Taklim Al Hidayah di Desa Kapuh Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan dengan ibukotanya Kandangan.

Guru Kapuh juga merupakan salah satu murid dari ulama kharismatik asal Kalsel yakni, Al-Alimul al-Alamah al-Arif Billaah al-Bahrul Ulum al-Waliy Qutb as-Syekh al-Mukarram Maulana Kiai Haji Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari atau yang lebih akrab disapa Abah Guru Sekumpul.

Sebagaimana diketahui bahwa Abah Guru Sekumpul banyak memiliki murid-murid pilihan yang tersebar di berbagai daerah di Kalimantan Selatan, seperti alm. K.H Ahmad Bakeri Gambut, K.H. Asmuni Danau Panggang, K.H. Bahran Jamil Barabai, K.H. Ahmad Juhdiannor Banjarmasin dan termasuk juga Guru Kapuh dari Kandangan.

Baca juga :

Pj Gubernur Sampaikan Ucapan Duka Atas Wafatnya Guru Kapuh

Kalsel Berduka, Tuan Guru Kapuh Meninggal Dunia

Setelah wafatnya Abah Guru Sekumpul pada 10 Agustus 2005, murid-murid beliau yang tersebar diberbagai daerah di Kalsel mulai membuka pengajian tampil ke tengah masyarakat meneruskan perjuangan dakwah Sang Guru untuk memberikan pencerahan kepada umat dengan membuka majelis taklim atau pengajian di tempat masing-masing.

Seperti Guru Kapuh yang memulai perjuangan dakwahnya pada tahun 2005 di Kandangan. Awalnya ia mengisi pengajian di beberapa tempat baik langgar/mushalla dan tempat-tempatlainya, tapi hanya untuk kalangan terbatas jama’ah langgar/mushalla tersebut.

Kemudian, Guru Kapuh memutuskan untuk membuka pengajian yang terfokus di satu tempat yaitu di Masjid Al-Hidayah Desa Kapuhdan ia pun berhenti mengisi pengajian-pengajian kecil di seluruh langgar (mushalla) yang ada di Hulu Sungai Selatan.

Secara otomatis seluruh pengajian yang sebelumnya ia datangi di beberapa tempat menyatu di Masjid Al-Hidayah. Sehingga pengajian yang ia adakan menjadi semarak dan Majelis Taklim tersebut diberi nama Al-Hidayah sesuai nama masjid tempat pengajian berlangsung.

Sejak tahun 2005 hingga sekarang di Majelis Taklim Al-Hidayah telah menamatkan beberapa kitab yang sebagian besar berisi ajaran tasawuf dan sudah pernah diajarkan di pengajian Guru Sekumpul Martapura.

Karena menurut KH Muhammad Ridwan Baseri, tujuan membuka Majelis Taklim Al-Hidayah ini hanya untuk mengulang dan melanjutkan pengajian di Sekumpul.

Sedangkan untuk saat ini kitab yang diajarkan dan wirid yang dibaca sebelum pembacaan bermacam, seperti di Malam Jum’at membaca Kitab al-Hikamkarya Syekh Ibnu Athaillah as-Sakandari, yang didahului dengan pembacaan Burdah.

Sore Jum’at membaca Kitab Ihya Ulum ad-Dinkarya Imam Al-Ghazali, yang didahului dengan pembacaan Ratib Al-Aththas.

Kemudian, Minggu pagi membaca Kitab Melayu Penawar Bagi HatikaryaSyekh Abdul Qadir bin Abdul Mutholib Al-Mandili, yang didahului dengan pembacaan Maulid Simthu ad-Durar(Maulid Habsyi).

Selain itu, setiap bulan Rajab di Majelis Taklim Al-Hidayah juga dilaksanakan haul K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul), yaitu beberapahari setelah haul akbar di Sekumpul Martapura.

Sebagai pengisi acara adalah rombongan dari Sekumpul Martapura yang biasa mengisi pembacaan maulid dan tahlil pada acara haul K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani di Langgar Ar-Raudhah Sekumpul.

Terkadang dihadiri pula oleh kedua putra K.H. Muhammad Zaini bin Abdul Ghani, Muhammad Amin Badali dan Muhammad Hafi Badali.

Peringatan haul di tempat ini sudah berlangsung sejak haul pertama K.H.Muhammad Zaini bin Abdul Ghani hingga sekarang dan setiap tahun jama’ah yang hadir semakin bertambah banyak.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love1
Cry0
Sad1
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

Pj Gubernur Sampaikan Ucapan Duka Atas Wafatnya Guru Kapuh

Kalsel Berduka, Tuan Guru Kapuh Meninggal Dunia

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?