TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tapin mendorong perusahaan dan pelaku usaha di daerah memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha (TJSLBU). Dorongan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapin H. Juanda saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pembentukan Forum TJSLBU Kabupaten Tapin.
Menurut Juanda, pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri, sehingga keterlibatan dunia usaha dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan.
“Dunia usaha bukan sekadar penggerak roda ekonomi daerah, tetapi juga merupakan mitra strategis pemerintah,” ujar Juanda.
Ia mengatakan, program TJSLBU memiliki ruang yang luas untuk mendukung berbagai sektor pembangunan, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, lingkungan hidup hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Karena itu, Juanda meminta program TJSLBU perusahaan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan Kabupaten Tapin.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian di antaranya penurunan angka stunting, peningkatan kapasitas UMKM lokal, pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan hidup.
Namun, menurut Juanda, penguatan TJSLBU tidak cukup hanya dengan memperbanyak program. Aspek koordinasi, transparansi dan ketepatan sasaran juga harus menjadi perhatian.
Komunikasi antara pemerintah daerah dan perusahaan perlu diperkuat agar bantuan maupun program pemberdayaan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan serta tidak terjadi tumpang tindih program di wilayah yang sama.
“Kelola program CSR atau TJSLBU secara transparan dan tepat sasaran. Mari kita bangun komunikasi yang baik agar tidak terjadi tumpang tindih program,” katanya.
Juanda juga mendorong perusahaan menggeser pola CSR dari sekadar pemberian bantuan atau charity menuju program pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga memiliki keterampilan, kapasitas dan kemampuan ekonomi untuk berkembang secara mandiri.
“Harapannya, program yang dilaksanakan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini, tetapi juga memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Juanda turut menyampaikan apresiasi kepada perusahaan yang selama ini telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Tapin melalui program TJSLBU. Ia berharap pembentukan Forum TJSLBU Kabupaten Tapin dapat menjadi wadah koordinasi untuk mempertemukan kepentingan pemerintah daerah dan dunia usaha, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menentukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.
Keberadaan forum tersebut diharapkan membuat kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan daerah semakin terarah, terkoordinasi dan memberikan dampak yang lebih luas.
“Semoga forum ini mampu memperkuat kerja sama yang harmonis demi mewujudkan Tapin yang maju banuanya, baiman warganya,” pungkasnya.