TERAS7.COM – Wakil Bupati Tapin, H. Juanda, melakukan peninjauan langsung pada pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Tapin yang berlangsung pada 20–21 November 2025 di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur. (20/112025).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan proses seleksi berjalan transparan, objektif, dan sesuai prinsip meritokrasi.
Dalam kunjungannya, H. Juanda diterima oleh jajaran BKD Jawa Timur dan Panitia Seleksi (Pansel) yang memaparkan mekanisme uji kompetensi. Wakil Bupati menegaskan bahwa seleksi terbuka ini merupakan langkah penting untuk menghadirkan pejabat yang berintegritas, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapin membutuhkan figur-figur aparatur yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.
“Seleksi ini bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi bagaimana kita memastikan bahwa prosesnya benar-benar berdasarkan kompetensi, kinerja, dan integritas,” ujarnya.

Wakil Bupati Tapin, H. Juanda (tengah) saat meninjau Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur. (20/112025). Foto: Fahrur Rahman.
Pelaksanaan uji kompetensi dibagi dalam dua hari. Pada 20 November, peserta untuk posisi Kepala Dinas Pendidikan (6 orang), Asisten Ekonomi (4 orang), Kepala Dinas Perindustrian (5 orang), dan Kepala DPMPTSP (4 orang). Sementara pada 21 November diikuti peserta untuk posisi Kepala Satpol PP (4 orang), Kepala Dinas Perdagangan (4 orang), Sekretaris DPRD (4 orang), serta Kepala Bakesbangpol (4 orang).
Kepala BKPSDM Tapin, melalui Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur, Rina Susanty Rahman, menjelaskan bahwa penjadwalan dibuat agar proses berjalan efektif serta tetap memberikan ruang bagi peserta mempersiapkan diri secara optimal.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tapin, H. Juanda juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh peserta agar tetap tenang dan menjaga keseimbangan pekerjaan selama mengikuti seleksi.
“Saya berharap para peserta tetap rileks, tidak perlu tegang berlebihan. Ikuti proses ini dengan sebaik-baiknya, namun jangan sampai stres hingga mengganggu tugas utama di instansi masing-masing. Setelah kembali bertugas, pelayanan kepada masyarakat tetap harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Dengan peninjauan ini, Pemerintah Kabupaten Tapin menegaskan komitmennya untuk menerapkan meritokrasi secara konsisten dalam pengisian jabatan strategis, demi menghasilkan aparatur yang berkualitas dan mampu membawa Tapin menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik.