TERAS7.COM – Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar menghadiri intermediate training atau Latihan Kader (LK II) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Kisaran di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jalan Ahmad Yani Kisaran, Kamis (7/7/2022).
Dalam kesempatan itu, Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar mengatakan, gender adalah perbedaan sifat, peranan, fungsi dan status antara perempuan dan laki-laki yang bukan berdasarkan pada perbedaan biologis, tetapi berdasarkan relasi sosial budaya yang dipengaruhi oleh struktur masyarakat yang lebih luas.
“Pengarusutamaan gender adalah strategi yang dilakukan secara sistematis untuk mengintegrasikan gender menjadi satu dimensi integral dari perencanaan pelaksanaan, pelaporan, pemantauan dan evaluasi kedalam kebijakan, program dan kegiatan di institusi Polri yang berperspektif gender guna tercapai kesetaraan gender,” ujarnya.
Menurutnya, kesetaraan gender merupakan suatu keadaaan setara antara laki-laki dan perempuan dalam hak secara hukum dan kondisi atau kualitas hidupnya sama.
“Kesetaraan gender merupakan salah satu hak azasi setiap manusia, gender itulah yang pembedaan peran atribut, sifat sikap dan perilaku yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Peran gender terbagi menjadi peran produktif, peran reproduksi, serta peran sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Asahan Kompol Sri Juliani Siregar mendapat piagam penghargaan dari HMI cabang Kisaran.