Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Hindari ‘Cakar Ayam’ Pakai LCD dan Buku Paket
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Hindari ‘Cakar Ayam’ Pakai LCD dan Buku Paket

Maulana
Maulana 20 April 2018, 19.17
Share
IMG00430 20111215 0853
SMK YPK tidak menggunakan media papan tulis lagi (foto net)
SHARE

TERAS7.COM – Sekolah sebagai media untuk mencetak sumberdaya manusia penerus generasi yang berkualitas dan berkarakter.

Pendidikan yang ditawarkan disetiap sekolah beragam, dengan berbagai jurusan yang sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh siswa.

Dewan guru sebagai alat penunjang mestilah harus memiliki pengalaman dan pendidikan yang mumpuni agar bagaimana para siswa bisa dengan mudah mencerna pelajaran dan pendidikan yang diberikan.

Namun, sisi lain yang sering terabaikan oleh para guru hingga dianggap tidak penting adalah perihal media penjelasan manual lewat papan tulis.

Tidak sedikit siswa sekolah yang mengeluhkan tulisan seorang guru di papan tulis yang tidak dapat dipahami oleh siswa dalam kelas pada saat belajar, sehingga membuat mereka menjeda penjelasan guru untuk mempertanyakan tulisan tidak jelas dipapan tulis model “cakar ayam”.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Ribuan Guru Ngaji dan Ponpes di Tanah Bumbu Terima Insentif dari Pemerintah

Seperti yang diakui oleh seorang siswa bernama Muhammad Kholid Fikri siswa kelas 1 jurusan otomotif SMK YPK Banjarbaru, bahwa ia pernah menemui seorang guru dengan model tulisan cakar ayam pada sat ia duduk di bangku SMP dulu.

“Waktu SMP dulu, saya sering menemui tulisan guru gaya cakar ayam, jelas sangat sulit dibaca dan sering membuat saya dan teman teman kelas meminta penjelasan tulisan dipapan tulis, bahkan ada yang tulisannya mereng,” ujarnya sat ditemui di sekolah menunggu jam pulang.

Celoteh fikri ditambahkan juga oleh teman disampingnya Riki Adnan Saputra yang juga kebetual satu kelas, namun dengan alumni SMP yang berbeda.

Ia mengatakan, bahwa tulisan seorang guru mestinya lebih baik daripada tulisan seorang murid, agar menjadi contoh untuk murid bisa membuat tulisan lebih baik.

“Saya juga pernah menemukan tulisan guru dengan gaya cakar ayam pada waktu SMP dulu. Ya jelas sangat mengganggu fokus belajar yang membuat kita bingung dan gagal paham karena harus bertanya saat guru sedang menjelaskan. Mestinya kan tulisan guru itu jadi contoh untuk siswa bisa menulis dengan baik,” tambah Riki yang juga diamini oleh Fikri dengan 5 temannya.

ia melanjutkan, di SMK YPK tempatnya menuntut ilmu sekarang mereka tidak menemukan lagi tulisan dengan gaya cakar ayam, karena sekolahnya tidak lagi menggunakan papan tulis dan sudah menggunakan media LCD dan buku paket.

“Kita hanya menemukan guru cakar ayam itu waktu masih sekolah SMP dulu, dan sekarang alhamdulillah di SMK ini tulisan gurunya rapi dan bisa dipahami,” lanjutnya.

Sementara, ditempat berbeda seorang guru pelajaran PPKN bernama Lia mengatakan, di SMK YPK sendiri sudah menerapkan sitem LCD sebagai media belajar siswa, dan sangat jarang sekali menggunakan media papan tulis.

“selama ini kita tidak menemukan keluhan siswa tentang tulisan dipapan tulis, karena di sekolah kita sudah tidak dominan lagi menggunakan media papan tulus karena sudah menggunakan LCD sebgai media belajar. Kalau pun ada keluhan, itu hanya guru yang terlalu cepat menjelaskan,” ujarnya.

Memang, menurutnya, saat ini pelajaran tulisan indah sudah tidak lagi dianggap penting bagi guru, padahal tulisan indah masih sangat perlu diajarkan, khususnya dibangku Sekolah Dasar, untuk bagaimana siswa bisa menulis dengan baik dan indah.

Ia juga mengungkapkan, di tingkat SMA sederajat tidak perlu lagi seorang guru yang memiliki tulisan indah, karena di tingkat SMA sudah menggunakan media LCD yang mempermudah para guru menjelaskan kepada para siswa.

“Sebab seiring dengan perkembangan ilmu teknologi saat ini sekolah mesti meningkatkan kualitas fasilitas pendidikannya,” tutupnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
5 Reviews 5 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Ribuan Guru Ngaji dan Ponpes di Tanah Bumbu Terima Insentif dari Pemerintah

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?