TERAS7.COM – Selain menyajikan lanskap berupa bibir pantai yang menghadirkan keelokan dan riak gelombang, Kabupaten Kotabaru juga menyimpan pesona lainnya yang tidak kalah nilai artistiknya. Pesona tersebut berupa Hutan Meranti yang menyejukkan dan meneduhkan pandangan.
Kawasan ekowisata ini, selain dihuni oleh beragam jenis tanaman meranti, juga ditumbuhi oleh keruing. Selain itu, juga terdapat pelbagai fasilitas seperti wahana bermain anak, penangkaran rusa, spot-spot untuk berswafoto, dan juga fasilitas lainnya yang siap memanjakan pengunjung.
Dengan menempuk jarak sekitar 15 Km dari pusat kota dan hanya membayar 7 ribu perorang, segala macam keindahan yang ditawarkan Bumi Saijaan ini, sebutan bagi Kabupaten Kotabaru, sudah dapat dinikmati.
Perlu diketahui, bahwa tumbuhan meranti yang ditanam oleh PT Inhutani Dua pada tahun 1976 ini, berada pada ketinggian 100-400 MDPL (Meter Di Atas Permukaan Laut). Dan untuk menuju Hutan Meranti yang berada di Desa Sebelimbingan dan Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara tersebut, pengunjung dapat menempuh jalur darat dengan menghabiskan waktu sekitar 30 menit.
Hans Kimberland Hiu Khat Fu, salah seorang pengunjung yang baru-baru tadi beranjangsana ke sana mengungkapkan, bahwa suasana kawasan Ekowisata Hutan Meranti tersebut sangat sejuk dan udaranya menyegarkan.
Menurut Hans, keindahan alamnya dan juga berbagai fasilitas yang ditawarkan, selain memanjakan pengunjung, juga dapat dijadikan tempat untuk melepas lelah.
“Tempatnya nyaman untuk bersantai, merenungi keindahan alam, dan juga rehat sejenak dari aktivitas sehari-hari,” kata Hans.