Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Indahnya Pesisir Laut Dari Bukit Timah, Saksi Bisu Palagan Batakan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Indahnya Pesisir Laut Dari Bukit Timah, Saksi Bisu Palagan Batakan

Rizki Saputera
Rizki Saputera 21 Maret 2019, 20.53
Share
DCIM2209
Tugu Peringatan Pertempuran Batakan yang dibangun pada tahun 1992 ini berada di kaki Bukit Timah, Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut
SHARE

TERAS7.COM – Kabupaten Tanah Laut, Kalsel selama ini identik dengan wisata pantainya, mulai dari Pantai Takisung, Batakan, Swarangan, Asmara, Angsana dan sebagainya karena berada langsung di tepi laut Jawa.

Selain pantai, Tanah Laut juga terkenal dengan keberadaan wisata gunung dan perbukitan yang sangat sedap dipandang, yang masing-masing memiliki keunikan masing-masing hingga punya nilai sejarah yang tinggi.

Salah satunya adalah Bukit Timah yang berada di Desa Tanjung Dewa, Kecamatan Panyipatan, hanya berjarak beberapa ratus meter dari Desa Batakan yang terkenal dengan wisata pantainya.

DCIM2210
Pernah menjadi saksi sejarah Pertempuran Batakan pada tanggal 15 April 1946

Bukit Timah ini menurut sejarah pernah menjadi benteng pejuang di masa revolusi fisik melawan Belanda yang kembali datang untuk menjajah ulang Indonesia, sehingga untuk mengenang peristiwa ini dibangun Tugu Pertempuran Batakan 15 April 1946 di kaki Bukit Timah yang akan menyambut siapapun yang berkunjung ke Batakan.

Seorang warga setempat yang enggan identitasnya dipublikasikan menjelaskan pada rabu (20/3) bahwa mereka kurang begitu tahu sejarah pertempuran di Batakan.

Baca juga :

Mapala Piranha ULM Sukses Gelar Biome Trail Run

Libur Lebaran 2026 Makin Seru, Amanah Borneo Park Hadirkan Festival Bunga Matahari dan Wahana Baru Tabola Bale

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

“Saat itu saya masih anak-anak, jadi kurang paham dan tidak tahu ceritanya pastinya, yang pasti dulu kata orang tua ada pertempuran disini. Sayangnya saksi sejarahnya sudah banyak yang meninggal,” ujarnya.

Bukit Timah yang menjadi saksi sejarah pun sekarang menjelma menjadi tempat wisata baru dengan dibangunnya jalur tangga sepanjang ratusan meter menuju puncak.

DCIM2212
Akses jalan berupa tangga sepanjang beberapa ratus meter menuju puncak Bukit Timah

“Tangga tersebut dibangun pemerintah kurang lebih setahun yang lalu. Banyak masyarakat yang datang untuk naik ke Bukit Timah ini kalau hari libur. Kalau hari biasa kadang ada juga yang naik ke sana,” katanya.

Teras7.com pun mencoba menaiki Bukit Timah ini, terpantau akses jalan menuju puncak pun cukup bagus karena dibangunnya tangga, semakin mempermudah pengunjung yang ingin menikmati indahnya pemandangan dari bukit yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari pesisir laut ini.

Walaupun akses jalannya cukup baik, tapi bagi mereka yang tidak terbiasa naik gunung dan perbukitan akan membuat perjalanan sedikit tersendat, karena kelelahan, keram hingga sesak nafas, akan tetapi jangan khawatir, ada gazebo untuk beriatirahat sejenak di setengah perjalanan menuju puncak Bukit Timah.

DCIM2220
Pesisir laut tampak dari puncak bukit ini, dikejauhan terlihat Pulau Datu yang jadi destinasi wisata lain di kawasan Pantai Batakan

Setelah berhasil mencapai puncak, rasa lelah pun hilang dengan pemandangan indah dan menakjubkan dari puncak Bukit Timah, di sisi timur tampak bentang alam kawasan Batakan yang terdiri atas perbukitan dan tanah rawa, sedangkan di sisi timir tampak pesisir Laut Jawa membentang luas dengan Pantai Batakan dan Pulau Datu, memanjakan mata pengunjung yang datang.

Di puncak Bukit Timah ini sendiri suasananya cukup nyaman, selain hembusan angin laut yang agak keras, juga banyaknya tumbuh pohon yang bikin suasana teduh, menambah betah pengunjung untuk berlama-lama menikmati suasana di situs bersejarah ini.

Beruntung ketika mencapai puncak Bukit Timah, Teras7.com tidak sendiri, tapi ada beberapa pengunjung yang sebelumnya sudah berada di sana beberapa waktu sebelumnya dan sedang berfoto dengan latar bentang alam Tanah Laut yang eksotis.

DCIM2227
Pengunjung Bukit Timah mengabadikan momen mereka menikmati indahnya pemandangan dari puncak situs bersejarah ini

Gusti Ahmad Fasyieha (21), salah satu pengunjung asal Banjarmasin mengatakan dirinya datang bersama teman-temannya untuk mengisi waktu liburan.

“Sekedar liburan aja setelah kami selesai ujian, sekalian mau foto-foto. Ternyata suasananya bagus di atas sini, bisa melihat ke pantai Batakan langsung atau hamparan alam disisi lainnya,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, sebelumnya sudah beberapa kali ke Batakan melewati Bukit ini, tapi ini menjadi kali pertamanya naik hingga mencapai puncak.

DCIM2224
Gusti Ahmad Fasyieha (21), salah satu pengunjung asal Banjarmasin ini menyalurkan hobinya dibidang fotografi

“Sebelumnya sudah sering lewat sini. Ternyata saat sampai puncak lebih bagus. Jadi lebih memilih disini, kalau di pantai Batakan cuma melihat pantai, kalau disini semuanya bisa dilihat,” ungkap mahasiswa salah satu Perguruan Tinggi di Banjarmasin ini.

Ia juga mengatakan akses naik menuju puncak sudah bagus dan fasilitas yang di puncak ada sudah baik, tapi ada satu hal yang kurang.

“Serpihan sampah disini masih banyak, mungkin sisa pengunjung lain yang sebelumnya yang datang. Mending sampahnya di ambil dan di buang ditempatnya di bawah. Jangan buang sampah sembarangan diatas sini, supaya tidak terlihat kotor,” harapnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
6 Reviews 6 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Mapala Piranha ULM Sukses Gelar Biome Trail Run

Libur Lebaran 2026 Makin Seru, Amanah Borneo Park Hadirkan Festival Bunga Matahari dan Wahana Baru Tabola Bale

Nur Kemala Hayati, Mahasiswi Hukum ULM Terpilih Sebagai Galuh Kebudayaan Kalimantan Selatan

Antusiasme Tinggi, Festival Balon Udara Amanah Borneo Park Diperpanjang hingga 1 Januari

Akses Kedatangan Dikeluhkan Pengguna, Bandara Syamsudin Noor Akui Sedang Menata Ulang

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?