TERAS7.COM, MARTAPURA – Upaya menjaga dan merawat situs cagar budaya di Kabupaten Banjar terus diperkuat. Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar menggelar pertemuan triwulan pertama bersama para juru pelihara (Jupel) dan petugas kebersihan cagar budaya, Kamis (12/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah evaluasi sekaligus koordinasi terkait pelaksanaan tugas para juru pelihara dan petugas kebersihan dalam menjaga serta merawat situs cagar budaya di wilayah Kabupaten Banjar.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Kepurbakalaan, Cagar Budaya dan Permuseuman Disbudporapar Banjar, Akrom Tamamy, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman para petugas mengenai tugas pemeliharaan serta penyusunan laporan kegiatan secara berkala.
Menurutnya, laporan bulanan yang disusun oleh juru pelihara menjadi bagian penting dalam memantau kondisi cagar budaya sekaligus memastikan upaya pelestarian dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Melalui pertemuan ini kami juga mendorong para juru pelihara dan petugas kebersihan agar lebih aktif mendokumentasikan kondisi maupun aktivitas di kawasan cagar budaya, baik melalui foto maupun video,” ujarnya.
Ia menambahkan, dokumentasi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan publikasi dan promosi potensi cagar budaya Kabupaten Banjar melalui media sosial Disbudporapar.
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan ini juga dihadiri dua perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banjar yang memberikan sosialisasi terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai pendataan berbagai jenis usaha masyarakat yang berada di sekitar kawasan cagar budaya. Rencananya, kegiatan sensus tersebut akan dilaksanakan pada periode Juni hingga Agustus 2026.
Melalui pertemuan ini diharapkan terjalin koordinasi yang semakin baik antara pemerintah daerah, juru pelihara, petugas kebersihan serta pihak terkait lainnya dalam menjaga kelestarian cagar budaya, sekaligus mendukung tersedianya data ekonomi yang akurat untuk pembangunan daerah.