Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Jembatan Darurat Malalak di Agam Sumbar Dibangun, Target Selesai Awal Januari 2026
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Jembatan Darurat Malalak di Agam Sumbar Dibangun, Target Selesai Awal Januari 2026

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 23 Desember 2025, 12.52
Share
IMG 20251223 125126
Alat berat diterjunkan ke lokasi Jembatan Malalak yang terputus akibat banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. (Foto: Humas Kementerian PU)
SHARE

TERAS7.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan jembatan darurat di ruas Sicincin–Simpang Balingka, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dapat kembali difungsikan pada awal Januari 2026.

Jembatan tersebut dibangun untuk memulihkan konektivitas yang terputus akibat banjir bandang dan longsor di kawasan tersebut.

Sebagai tindak lanjut kunjungan kerja Menteri PU Dody Hanggodo ke Sumatera Barat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar bergerak cepat melakukan penanganan darurat di titik Jembatan Malalak KM 74+800 yang putus akibat terjangan banjir bandang Sungai Batang Aia Malalak.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pemulihan akses jalan dan jembatan pascabencana menjadi prioritas utama pemerintah, mengingat peran strategis infrastruktur tersebut bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

“Kementerian PU terus berusaha agar akses ini kembali fungsional secepat mungkin. Jalan dan jembatan merupakan urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Dody.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Untuk mempercepat proses penanganan, Kementerian PU bekerja sama dengan Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dan Pemerintah Daerah setempat.

Saat ini, sebanyak delapan unit excavator, satu unit loader, dan 12 unit dump truck telah dimobilisasi ke lokasi terdampak. Selain itu, tujuh unit alat berat tambahan juga tengah dalam perjalanan untuk memperkuat penanganan darurat.

Jembatan Malalak akan ditangani menggunakan jembatan darurat tipe Armco (Bailey) yang saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Palembang, Sumatera Selatan, dan dijadwalkan tiba di lokasi pada Senin (22/12/2025).

Proses pemasangan jembatan darurat diperkirakan memakan waktu maksimal dua minggu, sehingga ditargetkan dapat dilalui kendaraan pada awal Januari 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2 BPJN Sumbar, Rio Andika, mengatakan bahwa fokus penanganan saat ini berada pada titik jembatan putus dan longsoran di sekitarnya.

“Saat ini sedang dilakukan penanganan pascalongsor di KM 74+800 ruas Sicincin–Malalak. Lokasi ini merupakan jembatan yang terputus akibat banjir bandang dan ditargetkan kembali fungsional dalam waktu sekitar dua minggu dengan pembangunan jembatan darurat Armco,” jelas Rio.

Selain jembatan putus, ruas Sicincin–Malalak juga terdampak longsor di sedikitnya delapan titik, dengan material longsoran menutup badan jalan sepanjang kurang lebih empat kilometer pada segmen KM 78 hingga KM 82. Akses dari arah Bukittinggi saat ini terputus hingga KM 85, sementara dari arah Malalak hanya dapat dilalui sampai KM 78.

Ruas Sicincin–Bukittinggi melalui Kecamatan Malalak memiliki peran vital sebagai jalur alternatif penghubung Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, dan Kota Padang, selain jalur nasional Padang–Bukittinggi via Lembah Anai. Jalan ini juga menjadi akses penting bagi aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas harian masyarakat.

Warga setempat pun berharap penanganan jembatan darurat dapat segera rampung. Salah satu warga Nagari Malalak Selatan, Zulfikar (45), mengaku aktivitas masyarakat sangat terganggu sejak jalan dan jembatan terputus.

“Sejak jalan dan jembatan putus, aktivitas kami sangat terganggu. Sekarang alat berat sudah masuk dan jembatan darurat mulai dipersiapkan. Kami berharap akses ini bisa segera dibuka kembali,” ujarnya.

Dengan target fungsional awal Januari 2026, jembatan darurat Malalak diharapkan mampu memulihkan konektivitas dasar masyarakat sembari menunggu pembangunan infrastruktur permanen pascabencana.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Hadir sebagai Ikon Religi Baru Kalimantan Selatan

Ketimbang Ducting Kabel, Emi Nilai Optimalisasi Tiang Bersama Lebih Realistis dan Potensi Hasilkan PAD

Proyek Jalan Lingkar Selatan Jadi Bukti Komitmen Lisa Percepat Pemerataan Pembangunan Banjarbaru

HubFest 2026 Tandai Dimulainya Operasional Trans Saijaan di Kotabaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?