TERAS7.COM – Jumat Berkah Yayasan SatuJiwa Kotabaru salurkan bantuan kepada Kartasiah (60). Warga Desa Sungai Taib gang Bansaw, Kecamatan Pulau Laut Utara ini seorang janda ditinggal mati suami sepuluh tahun lalu.
Untuk menghidupi keluarganya, hanya bergantung pada penghasilan suami dari anaknya yang sehari hari bekerja mengantar galon di salah satu depot air minum.
Bantuan sembako ke rumah warga yang diketahui seorang perempuan Lansia. Adapun sembako yang diberikan berisi beras, gula, teh, sarden, susu kaleng dan mie goreng, didapat dari beberapa donatur yang terkumpul dan di koordinir bersama oleh anggota Yayasan SatuJiwa.
Bantuan sembako yang didapat dari pengumpulan donasi selama satu minggu ini langsung diserahkan oleh Sekretaris Yayasan SatuJiwa posko Kotabaru Ummy Kalsum bersama Bendahara Lisda Agustina.
“Alhamdulillah kami bisa hadir untuk sedikit meringankan beban ibu, mohon diterima bantuan kami, semoga kedepannya bisa membantu lebih banyak lagi,” ucap Ummy saat penyerahan sembako.
Kartasiah usai menerima bantuan mengatakan, dulu sempat bisa jualan kue, tapi semenjak divonis keropos tulang sudah tidak bisa apa-apa lagi.
“Alhamdulillah sekali atas bantuan dari Yayasan SatuJiwa ini, semoga mendapatkan pahala dan rezeki yang lebih banyak lagi khususnya para donatur,” ucapnya seraya menunjukan kondisi kakinya yang tidak bisa berjalan normal lagi.
Salah satu tetangga Kartasiah, Uncit mengutarakan, kehidupan beliau sangat jauh dari cukup, hanya bergantung pada penghasilan menantu, suami dari anaknya.
“Ibu Kartasiah selama ini hanya menggantungkan biaya hidupnya dari menantu yang kesehariannya bekerja mengantar galon di salah satu depot air minum,” pungkasnya.