Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Kegiatan PKM Transfer Teknologi Lahan Basah Buatan Untuk Mengolah Limbah Cair Sasirangan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Kegiatan PKM Transfer Teknologi Lahan Basah Buatan Untuk Mengolah Limbah Cair Sasirangan

Tim Redaksi
Tim Redaksi 25 November 2022, 12.58
Share
PKM ULM
Dr.Ir.Nopi Stiyati Prihatini, S.Si, M.T. IPM Dosen Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat saat melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di rumah produksi Atun Cempaka Sasirangan (UMKM ACS) milik Niswatun Huda. Foto: Ist
SHARE

TERAS7.COM – Pengolahan limbah cair sasirangan tidak maksimal dilakukan oleh rumah produksi Atun Cempaka Sasirangan (ACS).

Hal ini disebabkan karena menurut pihak ACS pengolahan limbah memerlukan biaya yang mahal, rumit, dan mereka tidak memiliki pengetahuan ataupun orang yang mampu dalam melakukan pengolahan limbah cair tersebut.

Penambahan tenaga kerja yang khusus menangani limbah cair dan pembangunan instalasi air limbah akan menambahkan biaya produksi kain sasirangan yang berakibat meningkatkan harga jual.

Hal itu disampaikan oleh Dr.Ir.Nopi Stiyati Prihatini, S.Si, M.T. IPM Dosen Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat saat melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di rumah produksi Atun Cempaka Sasirangan (UMKM ACS) milik Niswatun Huda.

Kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan informasi mengenai teknologi lahan basah buatan (LBB) yang dapat pengolah limbah cair sasirangan dengan biaya yang murah, kemudian mudah dalam pengaplikasiannya, dan tidak memerlukan operatur khusus untuk menjalankannya kepada pihak ACS.

Baca juga :

ULM Perkuat Hilirisasi Riset melalui Pendanaan dan Pengajuan Paten

Konsisten dan Perkuat Kualitas Penelitian, 12 Dosen ULM Lolos Pendanaan Riset Multitahun 2026

BAHAYA! Satgas PPKS ULM Imbau Jangan Sembarang Angkat Video Call Nomor Tidak Dikenal

Dosen yang akrab disapa Ibu Nopi ini melanjutkan, Sistem Lahan Basah Buatan (LBB) merupakan proses pengolahan limbah dengan cara mengaplikasikan atau meniru proses penjernihan air pada rawa atau lahan basah. Proses pemulihan kualitas air limbah yang dilakukan secara alamiah (self purification) memerlukan peranan penting dari tumbuhan air (Hydrophita) yang ada atau tumbuh pada daerah lahan basah tersebut. Komponen LBB terdiri atas air, tanaman air, media lolos air atau substrate, serta mikroorganisme yang tumbuh pada area lahan basah tersebut. LBB memanfaatkan tanaman air sebagai agen fitoremediator.

“Berbagai mikroorganisme banyak ditemukan dan hidup pada lahan basah tersebut. Mikroorganisme yang ada berfungsi untuk mengeliminasi polutan yang terdapat pada perairan tercemar serta berfungsi untuk menyediakan nutrisi bagi tumbuhan air,” jelasnya.

Teknologi LBB mempunyai banyak keunggulan jika dibandingkan dengan metode konvensional dengan bahan kimia.

Keunggulan LBB antara lain ramah lingkungan, efisien, sederhana, serta murah. LBB merupakan suatu sistem pengolahan alami yang di dalamnya terjadi berbagai aktivitas seperti transfer gas, filtrasi, sedimentasi, adsorpsi, pengolahan biologis dan pengolahan kimiawi, hal ini dikarenakan terdapatnya berbagai aktivitas mikroorganisme di dalam tanah serta aktivitas pada tanaman air.

“UMKM ACS sangat kooperatif, antusias dan menyambut baik kegiatan ini karena dapat menjadi solusi terhadap keterbatasan pengolahan limbah cair yang mereka hasilkan. Ketercapaian target pada kegiatan PKM ini diantaranya adalah transfer pengetahuan melalui diseminasi mengenai teknologi lahan basah buatan (LBB) yang murah dan mudah dalam pengoperasiannya dan meningkatkan partisipasi pihak UMKM ACS untuk mengolah limbah cair yang dihasilkannya, tingginya antusiasme pihak UMKM ACS, peragaan uji coba prototype, dan saran masukan/evaluasi untuk penyempurnaan aplikasi LBB,”Pungkasnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat yang didanai oleh LPPM melalui DIPA Universitas Lambung Mangkurat.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

ULM Perkuat Hilirisasi Riset melalui Pendanaan dan Pengajuan Paten

Konsisten dan Perkuat Kualitas Penelitian, 12 Dosen ULM Lolos Pendanaan Riset Multitahun 2026

BAHAYA! Satgas PPKS ULM Imbau Jangan Sembarang Angkat Video Call Nomor Tidak Dikenal

Syariah Expo 2025 Digelar, Dorong UMKM Halal Kalsel Naik Kelas dan Berdaya Saing

Dosen ULM Kembangkan Orchidarium Meratus Jadi Pusat Konservasi dan Riset Flora Kalimantan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?