TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga sebagai pusat hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal dan memperkuat struktur ekonomi daerah.
Hal tersebut diketahui dalam kegiatan fasilitasi Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang diikuti Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu di Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (15/6/2026).
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif melalui Kepala Bappedalitbang Tanah Bumbu, M. Untung, mengatakan pengembangan KEK Setangga menjadi salah satu prioritas dalam transformasi ekonomi daerah.
Menurutnya, optimalisasi kawasan tersebut diharapkan mampu memperkuat hilirisasi industri, khususnya pada sektor sawit dan industri ekstraktif lainnya.
“Hilirisasi industri melalui optimalisasi KEK Setangga menjadi langkah penting untuk meningkatkan nilai tambah lokal serta mengurangi ketergantungan terhadap penjualan bahan mentah,” ujar Untung.
Ia menjelaskan, selama ini struktur ekonomi Tanah Bumbu masih sangat bergantung pada sektor ekstraktif sehingga diperlukan langkah strategis untuk mempercepat diversifikasi ekonomi.
Karena itu, keberadaan KEK Setangga dipandang memiliki peran penting dalam mendorong tumbuhnya industri pengolahan dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Selain mendukung hilirisasi industri, pengembangan KEK Setangga juga diharapkan mampu memperkuat posisi Tanah Bumbu sebagai gerbang logistik utama dan daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Sinergi pembangunan kawasan industri tersebut juga didukung dengan penguatan konektivitas pelabuhan Batulicin sebagai jalur pelayaran internasional.
Untung menambahkan, optimalisasi KEK Setangga merupakan bagian dari tiga aksi prioritas pembangunan daerah Tahun 2027, yakni transformasi ekonomi dan penguatan ketahanan daerah.
Pemerintah daerah juga mendorong penguatan UMKM dan sektor non-ekstraktif seperti pertanian, perkebunan, serta perikanan agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin berkelanjutan.
“Melalui pengembangan KEK Setangga, kami berharap Tanah Bumbu mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, berdaya saing, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dengan penguatan kawasan industri dan hilirisasi tersebut, Pemkab Tanah Bumbu optimistis mampu menciptakan fondasi ekonomi daerah yang lebih kokoh menuju Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab.