TERAS7.COM – Komisi II DPRD Kabupaten Banjar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Pemerintah Daerah dan Perumda Pasar Bauntung Batuah terkait penyertaan modal daerah tahun anggaran 2025–2026. Rapat berlangsung di Ruang Komisi II, Kamis (4/12/2025).
Dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus utama adalah pembahasan penyertaan modal berupa bangunan kantor Perumda Pasar serta beberapa bangunan pasar milik pemerintah daerah.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdakab Banjar, Rachmad Ferdiansyah memaparkan bahwa penyertaan modal yang diusulkan untuk Perumda Pasar dilakukan bertahap, mengingat adanya penyusutan aset sebesar lima persen setiap tahun.
“Fokus awal penyertaan modal adalah bangunan kantor Perumda Pasar. Untuk bangunan pasar lainnya akan disertakan bertahap,” jelasnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjar, Rahmat Saleh, yang memimpin jalannya rapat, menyampaikan bahwa terdapat kesepakatan awal terkait rencana penyertaan modal tersebut. Namun ia menegaskan bahwa sejumlah pasar masih harus dikaji ulang karena belum memberikan kontribusi optimal.
“Penyertaan modal berupa bangunan kantor sudah disepakati. Tapi beberapa pasar perlu pembahasan lagi karena dinilai belum potensial,” ujarnya.
Sebelumnya, Perumda Pasar telah menerima penyertaan modal berupa barang milik daerah dengan total nilai Rp 875 miliar untuk 21 pasar. Sementara penyertaan modal terbaru berupa bangunan kantor Perumda Pasar memiliki nilai appraisal sekitar Rp 2,67 miliar.
Direktur Utama Perumda Pasar Bauntung Batuah, Rusdiansyah menjelaskan bahwa bangunan yang disertakan meliputi seluruh struktur kantor, baik lantai satu maupun lantai dua.
“Kami akan tetap memfungsikan bangunan itu sebagai kantor operasional. Untuk kebutuhan pemeliharaan, akan kami koordinasikan dengan pemda dan Komisi II,” katanya.
Rahmat menyebut pembahasan Raperda penyertaan modal ini belum final dan kemungkinan akan dilanjutkan dalam satu kali rapat tambahan.