TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong mengapresiasi pelaksanaan kuliah subuh yang digelar Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Desa Sei Rukam 1, Kecamatan Pugaan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Misbahul Wathan, Kamis (19/02/2026), tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kuliah subuh tidak sekadar menjadi agenda ceramah keagamaan, tetapi juga sarana membentuk kebiasaan ibadah, kedisiplinan, serta akhlak masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, nilai religius harus diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.
“Religius itu bukan hanya identitas, tetapi bagaimana nilai-nilai agama benar-benar diamalkan dalam kehidupan,” ujarnya.
Haji Fani—sapaan akrabnya—juga menekankan komitmen Pemkab Tabalong dalam mewujudkan daerah yang religius. Sejumlah program telah dijalankan, mulai dari pembiayaan listrik untuk tempat ibadah hingga penguatan peran langgar dan masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Ia meyakini, kehidupan religius akan membawa keberkahan bagi daerah.
“Saya yakin itu karena keyakinan saya, kalau sudah berkah ini tambah kebaikan nantinya, bertambah-bertambah kebaikannya tidak bisa dinilai dengan matematika, tidak bisa dinilai dengan materi, tidak bisa dinilai dengan apa pun juga kalau sudah berkah dari Allah turun,” ucapnya.
“Makanya itu saya yakin dengan kehidupan religius di Tabalong insyaallah, sekali lagi Tabalong akan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” sambungnya.
Bupati berharap kegiatan kuliah subuh ini dapat terus berlanjut sebagai wadah pembinaan akhlak, mental, dan spiritual masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan semakin mengakar dalam kehidupan warga Tabalong.