TERAS7.COM – Program Beasiswa Rocket Incubation by YABN 2026 resmi dimulai melalui kegiatan kick-off yang dilakukan secara daring pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 penerima beasiswa IBFL (Indonesia Bright Future Leader), di mana 47 orang di antaranya merupakan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Mewakili Rektor ULM, Pelaksana Harian (Plh) Rektor ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., menyambut baik pelaksanaan program Rocket Incubation 2026 dan menilai program ini sejalan dengan komitmen universitas dalam mendorong mahasiswa menjadi pelaku usaha muda yang inovatif. Ia menekankan bahwa program ini memberikan pengalaman praktik kewirausahaan yang komprehensif melalui pendampingan intensif, sehingga mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan bisnis yang aplikatif.
“Program ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai delapan persen per tahun. Dari tangan generasi muda inilah kita harapkan lahir pengusaha nasional masa depan,” ujarnya.
Program Rocket Incubation by YABN 2026 merupakan program pengembangan kapasitas kewirausahaan bagi penerima beasiswa Indonesia Bright Future Leader (IBFL) yang berlangsung selama 6 (enam) bulan, dengan skema pendampingan, monitoring, dan evaluasi terstruktur. Program ini dirancang untuk menciptakan generasi wirausaha muda yang adaptif, tangguh, dan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial.
Founder Yayasan Indonesia Setara dan Sandination Academy, Sandiaga Salahuddin Uno, dalam sambutannya mengapresiasi Universitas Lambung Mangkurat sebagai salah satu universitas terbaik di Kalimantan Selatan serta menilai antusiasme peserta sebagai modal penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasmen teman-teman yang hadir dalam kegiatan ini. Ke depannya, program ini dirancang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi akan kita arahkan pada kolaborasi nyata dan terukur untuk mempercepat lahirnya brand dan usaha rintisan baru,” ucap Sandiaga
Sandiaga juga menyampaikan bahwa lebih dari 250 brand telah terakselerasi melalui ekosistem kewirausahaan yang dibangunnya dan sebagian telah menembus pasar internasional. Ia berharap peserta Rocket Incubation 2026 mampu mengikuti jejak tersebut dengan mengedepankan penguatan karakter sebagai fondasi kepemimpinan bisnis masa depan.
Pimpinan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), Zuraida Murdia Hamdie, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak wirausahawan untuk menopang perekonomian nasional. Menurutnya, program ini hadir untuk memfasilitasi mahasiswa yang memiliki minat dan potensi di bidang usaha agar mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap mahasiswa yang memiliki minat dan potensi di bidang wirausaha bisa mendapat dukungan yang maksimal,” ujarnya.
Zuraida menyampaikan, 50 peserta program ini merupakan mahasiswa yang berasal dari daerah sekitar wilayah operasional dan telah menorehkan prestasi, baik tingkat nasional hingga internasional. Berdasarkan raihan tersebut, Zuraida mengajak para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan diri dan daya saing mereka.
“Buktikan bahwa mahasiswa yang kuliah di Banjarmasin tidak kalah dengan yang di Jawa,” tegasnya. Melalui program Rocket Incubation by YABN 2026, diharapkan para mahasiswa ke depannya menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan, inovatif, dan berdaya saing global, selaras dengan visi misi yang dimiliki ULM. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus serta mendorong kontribusi nyata mahasiswa ULM dalam pembangunan ekonomi daerah dan nasional.