Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Layanan Kesehatan Banjar Dipertanyakan, Belasan Tahun Pustu Dibiarkan Rapuh
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Layanan Kesehatan Banjar Dipertanyakan, Belasan Tahun Pustu Dibiarkan Rapuh

Rizki Saputera
Rizki Saputera 19 Agustus 2019, 13.41
Share
WhatsApp Image 2019 08 19 at 15.23.51
Puskesmas Pembantu (Pustu) Pasar Jati memiliki letak yang cukup stratetis, berada di pinggir Jalan Ahmad Yani, Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul
SHARE

TERAS7.COM – Pelayanan kesehatan menjadi salah satu dari tiga prioritas utama program pembangunan daerah yang dicanangkan Bupati Banjar, H. Khalilurrahman selain pembangunan infrastruktur dan pendidikan.

Keberadaan infrastruktur yang baik dan layak seperti bangunan untuk Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) serta Posyandu yang sangat menunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Namun di Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul ada salah satu Pustu yang bangunannya terlihat rusak dari luar.

Punya letak yang cukup strategis di pinggir jalan Ahmad Yani, atap bangunan Pustu yang terlihat terkoyak ini sudah terjadi beberapa lama, tapi belum ada perbaikan dari Pemerintah.

WhatsApp Image 2019 08 19 at 15.23.501
Atas bangunan Pustu Pasar Jati ini terkoyak dan belum ada perbaikan dari pemerintah

Menurut penanggung jawab Pustu Pasar Jati, Hj. Noor Jannah yang ditemui pada Senin (19/8) menjelaskan bangunan Pustu yang telah berumur puluh tahun yang lalu ini hanya pernah sekali di renovasi pada tahun 2000-an, namun belum pernah direhab lagi.

Baca juga :

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

“Dulu setelah beberapa tahun saya kerja disini pernah direhab, sekarang tidak pernah ada lagi rehat untuk bangunan Pustu ini. Rusaknya atap yang sekarang karena truk tronton yang tertarik tali yang ada di atap. Pernah dari Puskesmas Astambul mau melakukan perbaikan, namun ditunda karena tanggung katanya kalau dilakukan perbaikan sekarang. Nunggu direnovasi total saja,” ujar wanita yang bekerja sebagai bidan di Pustu Pasar Jati selama 22 tahun ini.

Kerusakan atap bangunan Pustu yang memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat Desa Pasar jati ini sering bocor jika terjadi hujan.

WhatsApp Image 2019 08 19 at 15.23.502
Penanggungjawab Pustu Pasar Jati, Hj. Noor Jannah

“Perbaikan Pustu ini sudah diusulkan, namun belum direalisasikan. Kita justru disuruh mencari lokasi untuk Pustu yang baru, sempat ada masyarakat yang ingin menjual lahannya untuk Pustu, tapi terkendala masalah pendanaan akhirnya batal. Masyarakat ingin lahannya langsung dibayar, sedangkan dari dinas tak bisa membayar sekarang, menunggu anggaran dari pemerintah,” kata Noor Jannah.

Walaupun ada usulan relokasi Pustu ke lokasi dilain di Desa Pasar Jati menurutnya letak Pustu sekarang lebih ia sukai.

“Lebih suka dan betah disini, terutama untuk masalah keamanan, saya masih berani tugas sendiri disini, walau tepatnya sempit. Kalau dipindah ke RT lain saya merasa keamanannya kurang daripada disini yang berdekatan dengan pasar. Kami berharap direnovasi dan diperluas, tidak dipindahkan,” harapnya.

Hal senada diungkapkan pula oleh warga Desa Pasar Jati, Muhammad Ramli (61) yang sangat terbantu dengan adanya Pustu ditempat sekarang.

WhatsApp Image 2019 08 19 at 15.23.511
Muhammad Ramli (61), Warga Desa Pasar Jati keberatan bangunan Pustu Pasar Jati direlokasi

“Pustu ini letaknya dipinggir jalan raya dan dekat dekat dengan rumah kami. Masyarakat disini terutama para lansia berharap Pustu yang ada ini tidak dipindahkan, karena membuat kami agak kesusahan. Kami berharap pemerintah memperbaiki Pustu ini dan tidak memindahkan lokasinya ke tempat lain,” ungkapnya.

Kerusakan bagian atap dari Pustu ini sendiri kata Muhammad Ramli kerap kali menjadi bahan pembicaraan bagi pengguna jalan yang singgah untuk makan di warung yang berada di seberang Pustu ini.

“Banyak pejabat dari luar daerah yang kebetulan singgah disini, sering tanya bangunan apa yang diseberang, kok atapnya rusak. Setelah melihat pelangnya baru tahu bangunan di seberang itu Pustu. Karena itu menurut saya perbaikan harus segera dilaksanakan oleh pemerintah,” pinta Muhammad Ramli.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar ikhwansyah mengatakan bangunan Pustu yang ada di Desa Pasar Jati ini akan direlokasi ke tempat yang baru karena melanggar aturan.

WhatsApp Image 2019 08 19 at 15.23.50
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah

“Ada aturan mengenai bangunan di sempadan jalan yang baru berjarak 35 meter dari jalan. Kalau kita lakukan perbaikan bisa melanggar aturan yang ada, kita tidak ingin hal itu terjadi. Inilah yang kami ingin sampaikan kepada masyarakat, walau ada keberatan tapi relokasi ini harus dilakukan,” kata Ikhwansyah.

Untuk melakukan relokasi, pihaknya sudah meminta agar pihak terkait yaitu Puskesmas Astambul agar mencari rumah penduduk yang mau disewakan menjadi bangunan Pustu Pasar Jati yang baru.

“Juga kita cari tanah untuk relokasi yang baru, masih di Desa Pasar Jati juga. Untuk proses pembeliannya perlu perencanaan yang cukup, kita memang prihatin dengan situasi bangunan Pustu yang ada, karena itu kita akan upayakan proses pembangunan Pustu ini ditempat yang baru,” jelasnya.

Pembangunan Pustu Pasar Jati yang baru ini ujarnya belum masuk dalam APBD-P 2019 dan RAPBD 2020 karena belum tersedianya lokasi baru untuk Pustu ini.

“Kalau sudah tersedia lokasi barunya, nanti akan kita coba masukkan pembangunannya ke APBD Perubahan tahun mendatang,” janji Ikhwansyah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
1 Review 1 Review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17

You Might Also Like

e-Government Kabupaten Banjar Makin Manis, Layanan Digital hingga Infrastruktur Sudah Jangkau Desa

Kado Harjad ke-76 Kabupaten Banjar, Warga Dapat Layanan Operasi Katarak hingga Bibir Sumbing Gratis

Dispersip Banjar Butuh Air Bersih, BPBD Langsung Kirim 2.500 Liter

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Ketua DPRD Banjar Hadiri Upacara Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?