Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Legenda Cucur Pojok Lampu Kuning Kota Banjarbaru
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Legenda Cucur Pojok Lampu Kuning Kota Banjarbaru

Maulana
Maulana 28 Maret 2019, 12.05
Share
WhatsApp Image 2019 03 28 at 11.50.40
SHARE

TERAS7.COM – Tepat pukul 00.00 Wita Hj. Halimah menyusun perangkat jualannya, lapak sederhadan di bawah lampu kuning Kota Banjarbaru yang mulai menyepi kala malam itu.

Pergantian hari helat malam, Kamis (28/03) dini hari, jurnalis teras7.com menghampiri seorang ibu yang sedang menyusun barang dagangannya. Sebelumnya entah tidak mengetahui apa yang akan ibu tua ini dagangkan, yang mana orang-orang sudah terlelap tidur beristirahat untuk menghadapi hidup dipagi esok.

Bertempat di pasar Bauntung Kota Banjarbaru, Hj Halimah (60) ini terlihat menyusun dan mengaduk adonan gorengan, saat ditanya apa yang beliau akan jual, ia menjawab jualan gorengan dan cucur.

WhatsApp Image 2019 03 28 at 11.50.40 1

“Saya jualan gorengan bakwan sama cucur, kenapa, kamu mau beli,” ujarnya sembari mengaduk adonan didalam wadah yang berukurang sedang.

Baca juga :

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Akses Kedatangan Dikeluhkan Pengguna, Bandara Syamsudin Noor Akui Sedang Menata Ulang

Perbincangan bersama ibu yang akrab disapa nenek Ummi ini pun berlanjut, ia mengatakan, sudah berjualan sejak tahun 2005 lalu, mulai pukul 01.00 Wita sampai 07.00 Wita pagi.

Kota Banjarbaru menjadi daerah pilihan saat ia pergi merantau dari Madura, setelah suaminya meninggal dunia nenek Ummi Bersama anak laki-lakinya memutuskan merantau dan bekerja di Kota Banjarbaru.

“Tahun 2005 lalu setelah suami saya meninggal dunia, saya bersama anak laki-laki saya merantau ke Banjarbaru, mengontrak sebuah rumah dan mencoba berdagang cucur di pasar subuh Banjarbaru,” katanya.

Sejak waktu itu, ia tidak memiliki cara lain untuk bagaimana mencukupi kebutuhan hidup bersama anaknya, hingga ia mencoba untuk menjual gorengan dan cucur sampai menjadi pekerjaan tetap yang ia lakoni hingga hari tuanya.

Kini nenek Ummi sudah tinggal di rumah sendiri dan menjadi warga kota Banjarbaru, di Jalan Keramat, Kelurahan Kemuning, Kecamatan Banjarbaru Selatan, dan anak laki-lakinya pun sudah menikah dan memiliki tempat tinggal sendiri Bersama keluarganya.

WhatsApp Image 2019 03 28 at 11.50.40 2

Saat ditanya kenapa memilih jualan tengah malam, nenek Ummi bilang, kalau jualan malam ia tidak akan dikenakan biaya retribusi pasar, “Kalau jualan pagi dipasar saya harus bayar,” ungkapnya seraya membuat adonan cucur kedalam minyak goreng yang sudah ia panaskan.

Terlihat satu persatu orang datang membeli gorengan nenek Ummi, ia mengatakan, banyak pembeli gorengannyadari anak-anak mahasiswa, hingga ia akrab disapa dengan sebutan ummi atau ibu yang setiap malamnya selalu ada menjual gorengan dikala warung-warung makan yang lain tutup.

“Saya dipanggil ummi karena banyak mahasiswa yang membeli goregan cucur saya, mereka bilang cuma ibu yang buka disaat semua warung makan sudah pada tutup,” jelas nenek Ummi sambil tersenyum.

WhatsApp Image 2019 03 28 at 11.50.41

Nenek Ummi melanjutkan, dahulu ia menjual cucur hanya seharga 250 rupaih saja, kini karena segalanya sudah mahal ia terpaksa menjualnya seharga 1000 rupiah, agar mahasiswa tetap bisa membeli cucur buatannya dengan harga yang sangat terjangkau.

“Untuk adonan saya buat saat malam sebelum berangkat jam 12 malam, menggunakan gerobak dari rumah sampai pasar Bauntung,” tungkasnya.

Salmah seorang pembeli bersama temannya mengatakan, ia berlangganan cucur dan gorengan nenek Ummi sudah sejak lama, karena di Kota Banjarbaru satu satunya penjual cucur tengah malam hanya disini.

“Langganan dengan nenek Ummi sudah lama, setelah jalan-jalan saya sering mampir dan membeli cucur dulu, lumaian buat mengisi perut kalau lagi lapar tengah malam,” ucap Salmah.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
3 Reviews 3 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Akses Kedatangan Dikeluhkan Pengguna, Bandara Syamsudin Noor Akui Sedang Menata Ulang

Kembali Digelar! Festival Balon Udara ke-2 di Amanah Borneo Park Siap Ramaikan Libur Akhir Tahun, Catat Tanggalnya

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?