TERAS7.COM – Pesta Laut Pulau Manti edisi ke-42 diselenggarakan selama dua hari sejak tanggal 27-28 Juli di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru.
Perlu diketahui, acara tahunan ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) setempat.
Kehadiran acara ini konsisten menarik perhatian publik dengan tujuan utama melestarikan budaya dan kearifan lokal.
Bupati Kotabaru, Sayed Jafar menghadiri langsung bersama rombongan, menandai pentingnya event ini dalam agenda kabupaten.
Dalam sambutannya, Sayed Jafar menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan acara ini yang tidak hanya sebagai tradisi tetapi juga sebagai langkah dalam mengembangkan potensi wisata budaya dan adat masyarakat nelayan.
Mappanretasi yang setiap tahun dilaksanakan oleh para nelayan bertujuan untuk memohon kepada Allah SWT agar para nelayan selalu diberikan kesehatan dan keselamatan sekaligus sebagai wujud rasa syukur atas nikmat Allah yang telah diberikan keselamatan perolehan tangkapan ikan.
“Saya berharap melalui acara ini semoga Kabupaten Kotabaru lebih dikenal oleh khalayak ramai baik di tingkat provinsi maupun nasional hingga mendunia,” ucap Bupati.
Ragam acara yang disuguhkan mencakup penampilan batiti ditali oleh masyarakat suku Rampa, balap kapal nelayan, tarian tradisional, dan syukuran laut sebagai bentuk rasa syukur nelayan atas keberhasilan dan keselamatan dalam menangkap ikan.
Kepala Disparpora Sonny Tua Halomoan menambahkan Festival Pulau Manti ke-42 adalah bentuk rasa syukur nelayan, khususnya Desa Rampa, Pulau Sebuku atas rezeki yang didapatkan selama ini.
“Ini adalah termasuk event kalender wisata, ritual ini hanya digelar di Kotabaru dan menjadi daya tarik sebagai event budaya pesisir,” ungkapnya.
Penyerahan hadiah untuk berbagai lomba seperti futsal, voli, dan balap perahu menjadi salah satu highlight, menegaskan kompetisi dan keramaian acara.
Tujuan dari Pesta Laut Pulau Manti jelas tak hanya sebagai medium hiburan, tetapi lebih pada pemaknaan mendalam tentang syukur dan pelestarian tradisi. Kehadiran pejabat dan tokoh penting meningkatkan daya tarik acara, sementara partisipasi masyarakat luas membuktikan kesuksesan acara dalam promosi dan pengembangan wisata budaya.
Diharapkan melalui Pesta Laut ini, Kabupaten Kotabaru dapat semakin dikenal luas baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. Event ini menjadi bukti komitmen Kotabaru dalam melestarikan warisan budayanya sekaligus memperkuat identitas sebagai pusat budaya dan tradisi maritim.