Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Measles Rubella Masih Menuggu Pendapat Ulama Kabupaten Banjar
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Measles Rubella Masih Menuggu Pendapat Ulama Kabupaten Banjar

Maulana
Maulana 11 Oktober 2018, 10.32
Share
20181011 095939 scaled
SHARE

TERAS7.COM – Majelis Ulana Indonesia (MUI) Kabupaten Banjar menyelenggarakan pertemuan dan dengar pendapat dengan Dinas kesehatan Kabupaten Banjar tentang vaksin measles atau campak dan rubella.

Pertemuan tersebut bertempat di gedung Iqra Islamic Center Kabupaten Banjar, dihadiri oleh Ketua MUI H Muhammad Fadlan Asyari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Drs Izuddin, PD Muhammadiyah Kabupaten Banjar Anas, Pimpinan Pondok Pesantern Darul Hijrah KH. Jarkasi Hasby LC. dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Dr H Muhammad Husin pada Kamis pagi (11/10).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Ikhwansyah menyampaikan, kegiatan pertemuan ini merupakan upaya untuk mendengar pendapat para ulama tentang pentingnya imunisasi vaksin measles campak dan rubella kepada anak-anak.

“Untuk kegiatan imunisasi vansin measles dan rubella kita berada di tingkat terendah, kita masih terbawah dan baru tercapai 30 persen,” ujarnya.

Dari data yang diperoleh jumlah kasus neasles dan rubella di kabupaten banjar ada 94 kasus tahun 2018, dan hasil dari labolaturium yang diterima dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Kabupaten Banjar yang terinveksi ada 15 anak.

Baca juga :

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Ikhwan mengharapkan dengan adanya pertemuan dengar pendapat bersama MUI Kabupaten Banjar dan tokoh-tokoh masyarakat, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat betap pentingnya untuk mencegah penyakit berbahaya Measles dan rubella terhadap anak.

20181011 094412

“Semoga setelah ini nantinya bisa lebih meningkatkan kesadaran kita semua, tentang pentingnya melakukan pencegahan sedini mungkin, menyelamatkan anak-anak generasi kita dari penyakit berbahaya ini,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Banjar pun telah mengeluarkan surat himbauan tentang penyakit campak dan rubella yang ditandatangani oleh Bupati Banjar Khalilurrahman tertanggal 13 September 2018.

Surat tersebut berisikan himbauan kepada masyarakat, khususnua orang tua yang memiliki anak usia 9 tahun sampai dengan kurang dari 15 tahun, untuk mendapatkan imunisasi Measles Rubella disekolah.

“Kami juga memberitahukan kepada masyarakat agar datang ke puskesmas terdekat melakukan imunisasi vaksin campak rubella sebelum tanggal 30 Oktober 2018,” terangnya.

Sementara Ketua MUI Kabupaten Banjar mengatak, sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dan MUI melakukan koodinasi, memaparkan tentang pentingnya memberikan imunisasi vaksi measles rubella kepada anak, untuk mencegah dan melindungi anak dari penyakit yang membahayakan.

“Dengan adanya pertemuan ini kita juga berharap bisa memdapatkan kesepakatan yang baik untuk meyelamatkan anak-anak kita dari penyakit yang membahayakan ini,” pungkasnya.

Hingga pukul 10.30 Wita Petemuan dengar pendapat MUI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar beserta tokoh masyarat masih berjalan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
2 Reviews 2 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260926 WA0032 scaled e1790408898730
Pererat Kemitraan Antar Vendor, Aston Tanjung City Hotel Kumpulkan 55 Event dan Wedding Organizer
26 September 2026, 15.48
89a452ae c910 4565 ae93 a74121580007 1
Dr. Iwan Aflanie Terpilih sebagai Rektor ULM Periode 2026-2030
2 Oktober 2026, 14.34
66593275 5a57 44a2 a0fc a71c2d8589d7
KAKI Kalsel Soroti Dugaan Mafia Tanah HSS di Kejati
21 September 2026, 16.25
IMG 20260924 WA0041 scaled e1790248419389
Pencarian Hari ke-12 KM Virgo Transport 8: Tim Penyelam Kembali Temukan 14 Korban, Total 150 Orang Ditemukan
24 September 2026, 19.15
Screenshot 2026 09 23 092554
Tingkatkan Nilai Tambah Produk Perikanan, Tiga Dosen ULM Turun ke Angsana
24 September 2026, 16.19

You Might Also Like

Dinkes Banjar Minta Warga Waspadai Kabut Asap Pekat, Puskesmas Disiagakan

Soal Tarif Air, Warga Minta PTAM Intan Banjar Buka-Bukaan Biaya dan Tingkatkan Pelayanan

Obat Batuk Seledryl Jadi Tren Nge-Fly Remaja, RSUD Raza Ingatkan Dampak Fatalnya

Perkuat Kesiapsiagaan Wilayah, Kecamatan Beruntung Baru Gelar Bimtek dan Pelatihan Satlinmas

RIPS 2025–2045 Resmi Dibahas, Kabupaten Banjar Fokus Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?