TERAS7.COM – Menteri Dalam Negeri Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D secara resmi melantik jajaran Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) periode 2025–2030 dalam sebuah seremoni di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Salah satu nama yang mendapat kepercayaan dalam struktur baru tersebut adalah Ketua DPRD Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Achmad Riduan Syah, yang ditetapkan sebagai Ketua Bidang Otonomi Daerah ADKASI.
“Saya resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan yang baru, sebagai Dewan Pengurus Nasional Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia masa bakti 2025–2030,” ujar Tito dalam sambutannya.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Seminar Nasional ADKASI yang dihadiri anggota DPRD dari berbagai kabupaten di seluruh Indonesia. Dalam arahannya, Mendagri menekankan pentingnya peran DPRD dalam mendukung realisasi Program Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan tiga juta rumah, dan layanan kesehatan gratis menjadi beberapa hal yang disebut membutuhkan sinergi erat antara pemerintah pusat dan DPRD di daerah.
Menanggapi hal itu, Achmad Riduan Syah menyatakan komitmennya untuk turut menyukseskan program-program nasional tersebut dari level daerah.
“Program pemerintah pusat saat ini, patut kita perjuangkan. Sesuai arahan, insyaallah kita akan selalu upayakan,” ujar Bang Iwan — sapaan akrab Ketua DPRD Tapin ini, Senin (23/6/25) di Rantau.
Selain itu, Riduan juga mengapresiasi langkah Ketua Umum ADKASI yang berkomitmen mengawal arah kebijakan nasional secara langsung melalui penguatan peran DPRD.
“Harapan kita ADKASI dengan kepengurusan baru ini bisa berkontribusi banyak untuk negara dan bangsa. Di setiap langkah bisa selalu menebar manfaat, terutama Kabupaten Tapin tercinta,” ucap Iwan politikus andalan Golkar Tapin ini.
Sebagai Ketua Bidang Otonomi Daerah, Riduan mengemban tugas yang cukup strategis. Bidang ini memiliki fungsi merumuskan kebijakan internal terkait pelaksanaan otonomi daerah, mengoordinasikan peran DPRD dalam menyikapi isu-isu desentralisasi, serta mengevaluasi pelaksanaan kebijakan tersebut di tingkat kabupaten.
Sementara itu, Ketua Umum ADKASI terpilih untuk periode 2025–2030, Siswanto, S.Pd., M.H, menyatakan kepengurusan baru akan difokuskan pada penguatan kapasitas DPRD sebagai mitra pembangunan.
“Kolaborasi dan koordinasi yang efektif adalah kunci menciptakan daerah yang stabil, kondusif, sejahtera, dan makmur,” ujar Siswanto, yang juga menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora.
Dengan mengusung tagline “Dari Daerah untuk Indonesia”, ADKASI berkomitmen menjadi lokomotif transformasi parlemen daerah menuju tata kelola pemerintahan yang demokratis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan menjadi momentum penting bagi ADKASI memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah pusat dalam pembangunan berkelanjutan dari akar rumput.