Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Modus Penipuan Pembuatan SIM Palsu, Pelaku Ternyata Napi Lapas Teluk Dalam
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Modus Penipuan Pembuatan SIM Palsu, Pelaku Ternyata Napi Lapas Teluk Dalam

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 3 Agustus 2022, 19.02
Share
20220803T185406
Kedua pelaku yang ternyata napi teluk dalam Banjarmasin. (Foto : istimewa)
SHARE

TERAS7.COM – Bermodalkan iklan promosi di jejaring sosial media Facebook, dua pelaku penipuan berhasil menipu korbannya, dengan iming-iming pembuatan SIM di Polres Banjarbaru.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasi Humas AKP Tajudin menjelaskan, kronologis kejadian bermula ketika korban Hidayatul Muflihin (19) melihat iklan di facebook tentang pembuatan SIM BII Umum di Polres Banjarbaru.

“Kemudian korban tertarik untuk membikin SIM tersebut, dan langsung menghubungi nomor WA yang tertera disana, yang mana pelaku ini mengaku bernama Hendrix yang bertugas di Polres Banjarbaru,” ujarnya. Rabu (03/08/2022).

Kemudian setelah berhubungan melalui WhatsApp dan sepakati oleh korban untuk transfer ke rekening yang diberikan pelaku sebesar Rp 1.500.000. Setelah itu, korban langsung disuruh terlapor ke loket SIM Polres Banjarbaru.

“Setelah sampai disana korban sudah tidak bisa menghubungi pelaku lagi karena sudah diblokir,” ucapnya.

Kemudian, pada hari Rabu (03/07/2022) sekitar pukul 01.00 WITA, giat gabungan team resmob Polres Banjarbaru didampingi unit buser Polsek Banjarmasin Selatan dan unit buser Polsek Banjarmasin Barat melakukan penyelidikan kasus penipuan tersebut.

Penyelidikan dilakukan kepolisian terhadap rekening yang digunakan oleh pelaku, dan team mendapatkan informasi bahwa rekening tersebut digunakan oleh seorang napi yang berada di Lapas Teluk Dalam Banjarmasin berinisial M.

“Tim pun melakukan koordinasi dengan pihak lapas dan berhasil mengamankan M yang mana setelah diamankan M mengatakan bahwa rekening tersebut digunakan untuk jasa menerima dan menarik uang dari para napi yang mendapat kiriman dari keluarganya,” terangnya.

Kemudian dari napi M tim mendapatkan baket dari buku catatannya bahwa pada tanggal 19 Juli 2022 ada 1 penarikan sebesar Rp 1.500.000 waktu pukul 10.11 WITA.

Lalu diketahui, nama napi yang mengambil uang tersebut berinisial AF (20) alias Fadil, dan S (39) alias Sapri. Selanjutnya tim meminta tolong untuk pihak lapas menghadirkan kedua pelaku tersebut.

20220803 185244
Iklan pembuatan SIM oleh pelaku AF dan S di Facebook. (Foto : istimewa)


“Namun pada saat itu yang dapat dihadirkan hanya pelaku S karena pelaku AF alias Fadil ternyata sudah bebas pada tanggal 28 juli 2022,” ucapnya.

Kemudian, polisi kembali melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan rumah pelaku AF alias Fadil dan team langsung melakukan pengrebekan. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres Banjarbaru untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, pelaku AF mengaku sudah 9 kali melakukan penipuan pembuatan SIM tersebut, dengan tempat yang sama yakni di Polres Banjarbaru.

Setelah uang hasil kejahatan tersebut masuk kedalam rekening, pelaku meminta napi M untuk menariknya dan uang tersebut di gunakan untuk keperluan di dalam lapas.

“Setelah uangnya masuk, kami meminta M untuk menarik uang itu, dan uangnya kami gunakan untuk keperluan sehari-hari dalam lapas,” ujarnya.

Adapun diketahui, pelaku AF alias Fadil perannya sebagai anggota Sat Lantas Polres Banjarbaru yang menghubungi korban melalui vidio call. Sedangkan, S alias Sabri berperan sebagai pengumpul data dan persyaratan pembuatan SIM.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise1
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43
IMG 20260808 121847 1
Ancaman Penggusuran Rumah Pengaruhi Psikologis Anak Nana, Emi Lasari Upayakan Pendampingan
8 Agustus 2026, 18.23

You Might Also Like

Hati-Hati! Dugaan Penipuan Vendor Pernikahan Ramai di Banjarbaru

Dukungan Penuh! Hasnuryadi Janji Perbanyak Sekolah Rakyat di Kalsel

Baskoro Komitmen Atasi Masalah BPJS Kesehatan dan Infrastruktur di Sungai Salak Banjarbaru

Wahai ASN di Banjarbaru, Sekda Sirajoni Tekankan Profesionalitas Sebagai Garda Pelayanan Publik

LPKB Kalimantan Siap Dampingi Nasabah Hadapi Ancaman Lelang Aset dan Intimidasi Pinjol

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?