Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: ‘Mutiara’ dari Banjar
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

‘Mutiara’ dari Banjar

Salim Ma'ruf
Salim Ma'ruf 30 Desember 2018, 15.07
Share
WhatsApp Image 2018 12 29 at 9.06.02 PM
Kubah KH Anang Sya'rani Arif di Kampung Melayu Tengah, Martapura Kalimantan Selatan.
SHARE

TERAS7.COM – Serambi Mekah dan Kota Santri merupakan julukan serta sebutan bagi Martapura.

Hal ini dikarenakan, nuansa religius serta semaraknya cahaya dakwah keislaman seperti dijumpainya pelbagai Pondok Pesantren, Majelis Taklim, pengajian dan syiar-syiar keagamaan lainnya.

Dengan memiliki ciri khas dan karakteristik tersebut, Ibu Kota Kabupaten Banjar ini menjadi ikon pendidikan Islam, khususnya dalam ranah pondok pesantren yang berbasis tradisional.

Selain sebagai kota yang didatangi para santri dari berbagai daerah, Martapura juga dianugerahi dengan kehadiran para alim ulama dan aulia.

Keberadaan para ulama tersebut memiliki peran sentral dalam memberikan tuntunan serta menjadi ‘Nur’ bagi kehidupan masyarakat, baik dari dimensi sosial maupun ritual keagamaan.

Baca juga :

Habib Ja’far Bagikan Kisahnya Ikuti Haul Guru Sekumpul ke-20: Cinta dan Kehangatan

BREAKING NEWS! Seorang Pria Tenggelam di Sungai Siring Menara Pandang Banjarmasin

Si Jago Merah Lahap Rumah Padat Penduduk di Martapura

Screenshot 2017 08 24 07 49 24
Para Alim Ulama dan Aulia yang pernah mengisi riwayat perjalanan Martapura pada masanya. Sumber foto: Net.

Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, KH Kasyful Anwar, KH Samman Mulia (Guru Padang), KH Syarwani abdan (Guru Bangil), KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Guru Sekumpul), KH Salim Ma’ruf, Tuan Guru KH Zainal Ilmi, KH Muhammad Husin Qodri, adalah sekian dari banyaknya nama-nama ulama yang pernah mengisi riwayat perjalanan Martapura sebagai telaga keilmuan pada waktu dan masanya masing-masing.

KH Anang Sya’rani Arif merupakan salah seorang ulama di Martapura yang pernah mengabdikan hidupnya untuk ilmu dan syiar agama islam dengan karakter beliau yang tekun dalam menimba ilmu dari banyak guru, sederhana serta ramah tamah kepada siapapun.

Di Mekkah, KH Anang Sya’rani Arif konsisten, serius, dan semangat belajar dengan ulama-ulama besar di zamannya, sehingga Guru Sya’rani Arif menyandang gelar Muhaddist, yakni orang yang memiliki keahlian dan hafal matan hadist beribu-ribu lengkap dengan sanadnya.

Bersama sepupu beliau, KH Syarwani Abdan (Guru Bangil) ketika menuntut ilmu di tanah suci, keduanya mendapat gelar Dua Mutiara Dari Banjar.

Ulama yang pernah menjadi pimpinan Pondok Pesantren Darussalam setelah kepemimpinan KH Kasyful Anwar ini, menimba ilmu di Mekkah selama 22 tahun dan sempat mengajar di Masjidil Haram.

Guru Sya’rani Arif, ketika wafatnya, beliau dimakamkan di Kampung Melayu Tengah, Martapura Kalimantan Selatan.

WhatsApp Image 2018 12 29 at 9.06.02 PM 1
Nama jembatan yang menghubungkan Kampung Melayu dan Pekauman

Kai Hasan, yang diamanahi keluarga besar KH Anang Sya’rani Arif untuk menjaga dan merawat Kubah beliau menuturkan, bahwa sosok Guru Anang Sya’rani Arif dapat dijadikan figur bagi generasi muda yang sedang menuntut ilmu sebagai inspirasi agar tetap konsisten dan tidak mudah menyerah dalam proses belajar.

“Dulu sewaktu masih berada di Keraton, Abah Guru Sekumpul berjalan kaki menuju Kampung Melayu untuk belajar kepada Guru Anang Sya’rani Arif,” imbuhnya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love1
Cry0
Sad1
Happy1
Angry0
Surprise1
9 Reviews 9 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Habib Ja’far Bagikan Kisahnya Ikuti Haul Guru Sekumpul ke-20: Cinta dan Kehangatan

BREAKING NEWS! Seorang Pria Tenggelam di Sungai Siring Menara Pandang Banjarmasin

Si Jago Merah Lahap Rumah Padat Penduduk di Martapura

Kebakaran Pekauman Ulu Martapura, Ketua DPRD Kabupaten Banjar Ikut Bantu Padamkan Api

Final Festival Bacatuk Dauh, Gema Takbir di Martapura

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?