Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Orang Disekitar Alami Henti Jantung, Segera Lakukan RJP
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Orang Disekitar Alami Henti Jantung, Segera Lakukan RJP

Rizki Saputera
Rizki Saputera 9 September 2019, 14.55
Share
632px US Navy 040421 N 8090G 001 Hospital Corpsman 3rd Class Flowers administers chest compressions to a simulated cardiac arrest victim
Lambat ditangani, korban Henti Jantung dapat dapat menderitakan kerusakan otak permanen hingga kematian
SHARE

TERAS7.COM – Henti jantung mendadak merupakan kondisi ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba diikuti dengan hilangnya kesadaran dan berhentinya bernapas.

Akibat kondisi ini membuat aliran darah ke seluruh tubuh yang dipompa oleh jantung juga terhenti dan dapat mengakibatkan kerusakan otak permanen hingga kematian.

Karena itu kondisi henti jantung ini perlu ditangani secepatnya dengan pertolongan pertama berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) sehingga akibat yang tidak diinginkan dapat dicegah.

Menurut dr. Yusdani saat dihubungi via Whatsapp mengatakan banyak hal yang menyebabkan kondisi henti jantung ini, namun yang lebih penting bagi masyarakat adalah harus tahu apa yang dilakukan ketika menemukan orang dengan gejala henti jantung.

“Banyak masyarakat kita yang tidak mengetahui penanganan kondisi henti jantung ini. Jika masyarakat menemukan orang yang mengalami pingsan dan diduga mengalami henti jantung, maka tidak perlu panik, harus fokus dan sigap,” katanya.

Baca juga :

Momen Hari Kesehatan Nasional ke-60, Begini Seruan Saidi Mansyur ke Masyarakat Kabupaten Banjar

Buka Rakoor Pokjanal Posyandu Kabupaten Banjar, Sekda Bicara Soal Insentif Kader

Tera Ulang, Pemkab Banjar Pastikan Seluruh Alat Ukur Kesehatan Sudah Akurat

Dalam kondisi yang sangat darurat ini, ada 3 hal yang perlu diperiksa dari korban, yaitu denyut nadi, nafas dan posisi tangan sebagai tambahan untuk mencurigai apakah ada kemungkinan nyeri dada atau tidak sebelumnya.

“Jika menemukan orang yang tiba-tiba tak sadarkan diri, periksa denyut nadi dan nafas, apakah ada atau tidak. Pemeriksaan denyut nadi penting dilakukan karena dia pasti diikuti henti nafas,” jelas dr. Yusdani.

Jika sudah teridentifikasi, segera lakukan panggilan darurat untuk meminta pertolongan medis dan lanjutnya menunggu pertolongan medis datang, si penolong jangan hanya diam saja.

DCIM1588
dr. Yusdani mengungkapkan jika penderita Henti Jantung tak diberikan pertolongan pertama dengan segera maka bisa berakibat fatal

“Jika diam saja maka akibatnya fatal. Jadi menunggu pertolongan medis datang, kita bisa melakukan RJP. RJP merupakan metode yang digunakan untuk mempertahanka sirkulasi oksigen dan darah ke otak. Pada RJP konvensional memerlukan nafas buatan, tapi hal tersebut tidak harus dilakukan,” ungkapnya.

RJP kata dr. Yusdani cukup dilakukan dengan mengkompresi jantung dan paru dengan tekanan, karena jantung dan paru memiliki cadangan oksigen untuk beberapa menit setelah terjadinya henti jantung.

“Penting untuk menjaga sirkulasi darah agar oksigen tetap tersalurkan ke otak. Cara melakukan RJP cukup mudah, pastikan korban berada di alas yang keras dan rata. Kemudian letakkan dan kepalkan salah satu tangan di pertengahan dada korban. Pastikan letak lengan tegak lurus terhadap dada korban dan bahu dijadikan tumpuan lalu tekan dengan kuat dan cepat sebanyak 100 kali permenit,” terang dr. Yusdani.

RJP ini dilakukan semampunya sampai petugas medis tiba untuk memberikan pertolongan atau hingga korban sadar kembali.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
5 Reviews 5 Reviews

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15
IMG 20260808 120458
Rumah Janda Dua Anak di Banjarbaru Ini Terancam Digusur, Baskoro Kawal Penyelesaian Sengketa
8 Agustus 2026, 18.17
Compress 20260806 201843 3882 1024x683 1
Kalsel Punya Aset di Jakarta, DPRD Dorong Optimalisasi Guna Dongkrak PAD
7 Agustus 2026, 18.43

You Might Also Like

Momen Hari Kesehatan Nasional ke-60, Begini Seruan Saidi Mansyur ke Masyarakat Kabupaten Banjar

Buka Rakoor Pokjanal Posyandu Kabupaten Banjar, Sekda Bicara Soal Insentif Kader

Tera Ulang, Pemkab Banjar Pastikan Seluruh Alat Ukur Kesehatan Sudah Akurat

Lomba Posyandu Digelar di Desa Balida Balangan, Ajang Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Luncurkan ILP, Pemerintah Bertekad Permudah Akses Layanan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Banjar

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?