TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan, menggelar Panen Raya Padi di Desa Tanah Habang Kanan, Kecamatan Lampihong, pada Selasa (16/09/2025).
Kegiatan ini menjadi bukti dan komitmen daerah dalam memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus menegaskan posisinya sebagai penopung surplus beras nasional.
Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, yang turut serta dalam panen raya, menyoroti pencapaian berkelanjutan Balangan di sektor pangan.
“Panen raya ini bukan hanya bukti keberhasilan petani, tetapi juga wujud nyata kontribusi Balangan dalam mendukung kemandirian dan kedaulatan pangan. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani,” ujar Fauzi.
Ia turut memberikan apresiasi kepada para petani atas dedikasinya.
Fauzi menambahkan, sektor pertanian menempati posisi strategis dalam perekonomian daerah.
“Pertanian adalah penyumbang terbesar kedua setelah pertambangan. Oleh karena itu, kami berkomitmen menggenjot inovasi teknologi tepat guna, pendampingan intensif, dan peningkatan SDM pertanian untuk memastikan hasil panen terus meningkat secara berkelanjutan,” jelasnya.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Balangan, Amirul, memberikan gambaran teknis pelaksanaan panen.
“Kali ini kami memanen sekitar 75 hektare lahan padi. Potensi total yang bisa dikembangkan di Desa Tanah Habang Kanan mencapai 700 hektare,” ungkapnya.
Amirul menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya desa secara optimal.
“Kami mendorong agar minimal 20% dana desa dialokasikan untuk ketahanan pangan. Caranya melalui BUMDes yang berkolaborasi dengan kelompok tani dan organisasi pemuda. Ini harus jadi usaha berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sesaat,” paparnya.
Kepala Desa Tanah Habang Kanan, Rostam Effendi, menyampaikan rasa syukur atas hasil panen tahun ini yang mencapai 80% lebih.
“Kami bersyukur, capaian ini melampaui ekspektasi. Dukungan seperti bibit unggul, obat-obatan, dan pembangunan sumur bor menjadi faktor penentu keberhasilan,” ujar Rostam.
Ia memaparkan visi jangka panjang untuk sektor pertanian di desanya.
“Tahun depan kami targetkan hasil lebih baik lagi. Semangat masyarakat mengelola sawah harus terus dibangkitkan. Yang tak kalah penting, menarik minat generasi muda untuk kembali ke pertanian,” harapnya.
Rostam menambahkan keyakinannya akan masa depan pertanian desa.
“Dengan dukungan modal dari desa, peran aktif BUMDes, serta pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), saya optimis pertanian di Tanah Habang Kanan akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.
Panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan saat ini, tetapi juga penanda langkah strategis Balangan dalam membangun ekosistem pertanian yang mandiri dan berkelanjutan untuk masa depan ketahanan pangan daerah dan nasional.