TERAS7.COM – Pelantikan Himpunan Mahasiswa Islam Badan Koordinasi Kalimantan Selatan dan Tengah (HMI Badko Kalsel-Teng) diwarnai semangat dan tantangan dari PB HMI dan Korps Alumni HMI (Kahmi).
Pelantikan Pengurus HMI Kalsel-Teng periode 2018-2020, sekaligus Seminar Nasional dengan tema’Generasi Milenial: Tantangan dan Peluang Pemuda Dalam Menghadapi Bonus Demografi dan Era Industri 4.0’, dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Walikota Palangkaraya, pada Kamis (25/10).
Badko Kalsel-Teng yang merupakan payung Cabang HMI wilayah Kalimantan Selatan dan tengah mendapat tantangan, dimana Ketua Umum Pengurus Besar HMI Respiratori Saddam Al Jihad pada kesempatannya menyampaikan, bahwa Badko HMI harus lebih broduktif dalam menjalankan proses pengkaderan.
“Tidak dinafikan Sejak Awal HMI dilahirkan memang selalu dekat dengan kekuasaan, ide dan gagasan HMI selalu tersumbangkan untuk mewujudkan rakyat adil makmur yang diridhoi Allah AWT, maka dari itu pengkaderan mesti lebih ditingkat lagi,” ujarnya.
Akrab disapa Kanda Saddam mengatakan, apabila kualitas kaderisasi HMI berjalan dengan baik maka pembangunan disuatu daerah juga akan lebih produktif.
“Pengurus pengurus sebelumnya memang agak susah menjalankan trening pengkaderan. Minimal periode kali ini bisa melaksakan Latihan Kader (LK) 3 hingga 3 kali. Mudah-mudahan dengan apa yang diamanahkan kepada Badko Kalsel-Teng kali ini, mampu menjalankan pengkaderan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, PB HMI dalam menyikapi gerakan generasi milenial yang saat ini menjadi tantangan demografi era Industri 4.0 untuk menjawab kemajuan globalisasi dibidang teknologi informamsi. Dengan langkan menguatkan kualtas insan akademis, PB HMI pun sedang berjalan untuk membuka cabang HMI di belahan negara dunia, seperti Cabang Malaysia, Cabang Singapura, Cabang Mesir, Cabang Maroko dan cabang dibeberapa negara lainnya.
“HMI itu ada dimana mana, HMI generasi milenial mesti mampu dan terlibat dalam demografi era Industri 4.0. salah satu langkah kita yaitu dengan membuka cabang HMI ke belahan dunia, ikut bersaing dengan dunia untuk Indonesia,” jelasnya.
Disamping itu Koordinator Presidium MW KAHMI Provinsi Kalsel H M Rifki Nizami Karsayuda juga menantang Badko HMI Kalsel-Teng untuk bisa kembali melahirkan kader kader besar yang berkiprah hingga di tingkat Nasional.
“Dulu nama Badko kita Badko Kalimantan, dimana kita bisa melahirkan orang orang besar seperti Samsul Muarif dan Gusti Muhammad Hatta mengisi kursi Kementerian yang sangat membanggakan. Kali ini tantangan untuk kalian (Pengus Badko Kalsel-Teng Periode 2018-2020),” harapnya.
Ketua Umum Badko Kalsel-Teng Zainuddin mengatakan, sejak awal proses pemilihan Ketua Badko dan ia terpilih hingga pelantikan, sudah banyak cobaan dan terpaan isu-isu internal kepada jajarannya, namun cakap ia tidak menghiraukan.
“Ibarat sebesar dan setinggi apapun ombak yang menghadang, perahu Badko ini akan terus berjalan. Selain dukungan semua Kahmi baik Kahmi Kalsel maupun Kalteng kita juga mengharapkan dukungan semua cabang dibawah koordinasi Badko Kalsel-Teng untuk mencapaia kenyataan yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.
Pelatikan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan juga Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Palangkara, Kahmi Kalsel, Kahmi Kalteng serta HMI Cabang se Kalimantan Selatan dan Tengah.