Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemakainya Pernah Dikatakan Tidak Beretika, Disisi Lain Jadi Lambang Kebebasan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemakainya Pernah Dikatakan Tidak Beretika, Disisi Lain Jadi Lambang Kebebasan

Tim Redaksi
Tim Redaksi 28 Mei 2022, 20.18
Share
PSX 20220528 201621
Barang ini pada tahun 50 an kebawah pemakainya di area publik dinyatakan tidak beretika. (foto: net)
SHARE

Di Indonesia, konon, masuknya benda ini karena dibawa oleh orang-orang Belanda.

Namun ketika itu perkembangannya tidak pesat, sebab benda ini mempunyai nilai gengsi tingkat tinggi, dan di Indonesia teknologi pemintalannya belum maju.

Akibatnya benda ini termasuk barang mahal.

Namun, kaus oblong baru menampakkan perkembangan yang signifikan hingga merambah ke segenap pelosok pedesaan sekitar awal tahun 1970.

Ketika itu wujudnya masih konvensional. Berwana putih, bahan katun-halus-tipis, melekat ketat di badan dan hanya untuk kaum pria.

Baca juga :

Netflix Rilis Squid Game 2, Berikut Sinopsisnya

Tamiya Wadah Silaturami

Suka Makan di Restoran? Hindari 7 Makanan Ini Jika Ingin Tubuh Tetap Sehat

Beberapa merek yang terkenal waktu itu adalah Swan dan 77.

PSX 20220528 200456
Kaos merk Swan menjadi kaos yang populer di Indonesia tahun 70’an. (foto:net)

Ada juga merek Cabe Rawit, Kembang Manggis, dan lain-lain.

Dan tren kaus oblong rupa-rupanya direkam pula oleh Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaus Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).

Tahun 1990 an dunia kaus oblong dikuasai oleh industri kreatif.

Muncul merek-merek terkenal seperti C59 dari Bandung, JOGER dari Bali, dan DAGADU dari Yogyakarta.

Kaus-kaus ini terkenal dengan designnya yang unik dan menarik.

images 10
Beberapa merk yang pernah hit di tahun 90’an. (foto: net)

Selain merek-merek tersebut, dunia kaus indonesia dikuasai oleh beberapa merek terkenal yang dijual di supermarket seperti merek HAMMER, POSHBOY, OSELLA, dan masih banyak lagi.

Sebagian dari merek-merek terkenal ini masih bertahan, tetapi sebagian yang lain sudah tidak beredar di pasaran.

Tahun 1990 an adalah tahun dimana dunia kaos Indonesia diramaikan oleh maraknya insan-insan kreatif yang menjual kaus dengan design sendiri dan memproduksi sendiri, serta menjual di toko sendiri.

Mereka inilah yang dikenal sebagai Distro Clothing. Distro sendiri merupakan singkatan dari “Distribution Outlet” yang berarti toko yang mendistribusikan atau menjual barang-barang unik termasuk kaos.

Untuk di Banjarbaru sendiri, bisnis kaos Clothing cukup marak, dengan berbagai merk.

Seperti terbaru, mengusung tema lokal, Ornament mencoba merengsek pasar T-Shirt.

277853817 134179235822900 3772321778621827201 n
Desain yang unik dan bahan kain yang berkualitas membuat produk dari Ornament di sukai pencinta kaos. (Foto : ist)

Dengan desain sederhana namun eye catching, plus penggunaan bahan kain yang tebal tapi dingin ketika dipakai, membuat produk Ornament mulai dilirik pasar.

Bagi yang berminat, silahkan datang ke gerai Dekranasda Banjarbaru di Mess L Banjarbaru yang ada di Jalan Garuda, tepat berada di belakang Museum Banjarbaru.

Previous Page12345
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

83f51e18 4109 435a b616 14b65b7d5d3c
Rugikan PT AGM, Terdakwa Akui Surat Tanah Dicetak Mundur Tahun 2017 dalam Sidang di PN Kandangan
28 Juli 2026, 13.22
20260726 193045
Bupati Taufik Sampaikan 3 Pesan kepada 62 Pendeta HKBP yang Baru Ditahbiskan di Asahan
26 Juli 2026, 17.48
download 5
Tak Patuhi Ketentuan, Sejumlah Warung Kopi di Kertak Hanyar dan Mali-Mali Diberi SP1
4 Agustus 2026, 09.15
IMG 20260806 191642
Supian HK Pastikan DPRD Cari Solusi Atasi Gejolak Perunggasan di Banua
6 Agustus 2026, 19.19
DJI 20260806093249 0177 Dbjbtv
Bye-Bye Macet! Wali Kota Lisa Percepat Pembangunan Jalan Lingkar Selatan Banjarbaru
7 Agustus 2026, 22.15

You Might Also Like

Netflix Rilis Squid Game 2, Berikut Sinopsisnya

Tamiya Wadah Silaturami

Suka Makan di Restoran? Hindari 7 Makanan Ini Jika Ingin Tubuh Tetap Sehat

Awas! Uang Palsu Beredar di Kabupaten Banjar, Modusnya Transfer Lewat Agen Bank

Barito Putera Perkenalkan Pemain dan Jersey Musim 2023/2024

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?