TERAS7.COM – Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Abdussamad memberikan klarifikasi atau jawaban tentang keluhan warga terhadap ‘Mandeknya’ pembangunan drainase sejak akhir tahun 2018 di Jalan Kartika 1 Rt 38 Rw 7 Loktabat Utara, Kota Banjarbaru.
Sebagaimana yang diberitakan oleh Teras7.com sebelumnya, warga setempat melalui Ketua Rt 38 Rw 7 Nyoto Warno, selain menanyakan tentang kelanjutannya, warga juga bertanya perihal keberadaan plang proyek maupun transparansi biaya pembangunannya.
Selain berbagai pertanyaan tersebut, warga juga mengeluhkan, dengan tidak diselesaikannya pembangunan drainase ini, ketika hujan mengguyur, maka aliran airnya akan menyebabkan beberapa ruas jalan terendam. Bahkan, menyebabkan halaman masjid yang berada dekat sana tergenang, sebagaimana yang terjadi pada malam Nisfu Sya’ban.
“Progres pengerjaan drainasenya mencapai sekitar 85 persen dan masih menyisakan beberapa pengerjaan lagi. Ditargetkan selesai dalam bulan ini sebelum lebaran” kata Abdussamad kepada Teras7.com di ruang kerjanya, Senin (20/5).

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Abdussamad. Foto: Salim
Abdussamad menyebutkan, bahwa biaya untuk melanjutkan pembangunan kegiatan rehabilitasi / pemeliharaan drainase lingkungan yang terletak di Jalan Kartika tersebut termasuk dalam anggaran tahun 2019 yakni sebanyak Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah).
Sedangkan untuk biaya pada tahap pembangunan tahun 2018 yang lalu, Abdussamad mengaku, tidak mengetahuinya.
Terkait dengan tidak dipasangnya plang proyek, Abdussamad menjelaskan, yang terpenting proses administrasi dalam pembangunan drainase tersebut sudah dilaksanakan.
“Untuk perawatan drainase, karena sifatnya drainase lingkungan, kita menyarankan perawatan dan pemeliharaannya itu dilaksanakan oleh warga sendiri dengan swadaya masyarakat,” terangnya.