TERAS7.COM – Rencana pembangunan stadion sepakbola penggati Stadion Mini H Idak yang saat ini sudah berubah menjadi pasar modern tradisional oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru, ditanggapi oleh Komisi III DPRD Kota Banjarbaru.
Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru yang membidangi infrastruktur dan pembangunan, Nurkhalis Anshari mengapresiasi adanya rencana pembangunan stadion baru yang digaungkan oleh Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin.
Meski menyatakan apresiasi, Komisi III DPRD tetap memberikan cacatan terhadap niat Walikota yang ingin membangun stadion sepakbola baru di Kota Idaman.
Legislator PKS ini meminta Pemko Banjarbaru untuk mematangkan terkait rencana tersebut, yakni dengan memperhatikan segala aspek pendukung.
Misalnya, seperti anggaran yang tersedia, lahan yang rencana digunakan, jalan sebagai akses masuk, dan fasilitas umum lainnya bagi masyarakat. Lantaran jika stadion tersebut memang nantinya jadi dibangun, maka akan menjadi salah satu ikon bagi Kota Banjarbaru.
“Jangan hanya pikirkan stadionnya saja, akan tetapi pikirkan juga anggaran dan akses menuju ke sananya, seperti pelebaran jalan dan lain sebagainya. Termasuk produktifitas penggunaannya, jangan sampai stadion yang dibangun megah dan menggunakan anggaran yang besar tidak maksimal dalam hal penggunaannya,” ujar khalis.
Wakil Ketua Bapemperda ini mengatakan lahan yang rencananya akan dibangun stadion tersebut juga dapat dibuat fasilitas olahraga lainnya bagi masyarakat, sehingga maksimal dalam hal penggunaannya, termasuk dapat dijadikan ruang terbuka hijau untuk menambah estetika di lingkungan stadion.
Tak hanya itu, Nurkhalis juga meminta agar Pemko merencanakan sarana olahraga lainnya yang bisa digunakan masyarakat umum, seperti jogging track serta ruang terbuka hijau atau taman.
Fasilitas tersebut tentunya akan membuat orang nyaman saat ke stadion, sekaligus dapat menjadi tempat wisata.
“Sehingga masyarakat bisa berolahraga dan menikmati taman serta menghirup udara segar, ini yang membuat orang sehat dan bahagia,” tutupnya.