TERAS7.COM – Menyambut momen keagamaan 5 Rajab, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) terus memaksimalkan kesiapan penerangan di kawasan Sekumpul dan sekitarnya. Langkah ini diambil untuk menjamin kenyamanan dan keamanan ribuan jamaah yang akan memadati kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman DPRKPLH Banjar, Ali Ilyas, mengatakan persiapan penerangan menjadi prioritas utama menjelang pelaksanaan haul. Tahun ini, momen 5 Rajab terasa lebih istimewa lantaran digelar dua kali dalam satu tahun.
“Momen ini sudah menjadi agenda rutin setiap tahun. Namun karena tahun ini dua kali, kami lakukan penyegaran dan perbaikan penerangan di sejumlah titik strategis,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).
Sebagai langkah awal, Pemkab Banjar bersama sejumlah instansi seperti Dishub, Dinas PUPR, DPKP, BPBD, serta Tim Induk Relawan Sekumpul telah melaksanakan survei lapangan pada 15 September lalu. Hasil survei digunakan untuk memetakan titik tambahan penerangan, termasuk area parkir dan jalur menuju kawasan utama Sekumpul.
Ali Ilyas menjelaskan, wilayah kerja dibagi menjadi tiga ring. Ring satu mencakup kawasan inti Sekumpul, ring dua sepanjang Jalan A. Yani, dan ring tiga di wilayah Martapura Lama.
“Fokus utama kami di ring satu karena menjadi pusat aktivitas jamaah,” tegasnya.
Selain memperbaiki PJU yang rusak, pihaknya juga menata ulang lampu swadaya masyarakat agar lebih aman dan efisien. Melalui kerja sama dengan PLN, pemerintah menggunakan KWH multiguna untuk mengakomodir penerangan warga tanpa dianggap sambungan liar.
“Banyak warga memasang lampu sendiri. Tahun lalu kami menambah 110 unit KWH multiguna agar semuanya terhubung resmi ke jaringan PLN,” tuturnya.
DPRKPLH Banjar juga sedang mengganti 98 tiang lampu jalan dengan sistem LED berdaya 90 watt, yang kini progresnya mencapai 25 persen. “Kami targetkan awal Desember semua lampu sudah berfungsi maksimal,” tambahnya.
Meski anggaran tahun ini terbatas, Pemkab Banjar tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Salah satu bentuk efisiensi dilakukan dengan memanfaatkan stok lampu LED yang masih tersedia di gudang dinas.
Adapun untuk jalur Sungai Ulin–Mataraman yang merupakan jalan provinsi, koordinasi terus dijalin dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, di mana saat ini kawasan tersebut telah dilengkapi lampu PJU tenaga surya (solar cell).
Sinergi juga diperkuat bersama Pemerintah Kota Banjarbaru, terutama di area perbatasan seperti Jalan Muhibbin–Bypass Sungai Ulin, di mana Banjarbaru turut menambah beberapa titik penerangan baru.
“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak, baik dari Pemprov maupun Pemko Banjarbaru. Semua ini demi kelancaran dan kenyamanan jamaah yang datang ke Sekumpul,” pungkasnya.