Dengan berselancar di website kami, Anda setuju dengan Kebijakan Privasi kami.
Accept
Teras7.comTeras7.com
  • INDEKS BERITA
  • NEWS
    • Nasional
    • Berita Umum
    • Ekonomi
    • Layanan Publik
    • Pemerintahan
    • Politik
    • Banjir KalSel
  • LIFE
    • Education
    • Lifestyle
    • Teknologi
    • Kilas Balik
  • HEALTH
  • TRAVEL
  • FOOD
Search
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
Reading: Pemprov Kalsel Dorong Peran Strategis Pemuda Lewat Rapat Koordinasi Kepemudaan
Share
Sign In
Notification Show More
Aa
Teras7.comTeras7.com
Aa
Search
  • Indeks Berita
  • Nasional
  • Politik
  • Hukum
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Budaya
  • Opini
  • Education
  • Ekonomi
  • Video
  • Berita Umum
  • Environment
  • Infrastruktur
  • Kesehatan
  • Kilas Balik
  • Kuliner
  • Layanan Publik
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Religi
  • Sosial
  • Teknologi
  • Travel
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.

Pemprov Kalsel Dorong Peran Strategis Pemuda Lewat Rapat Koordinasi Kepemudaan

Muhammad Ariandi
Muhammad Ariandi 12 September 2025, 19.21
Share
photo 2025 09 11 16.17.58
Kebersamaan usai Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Bidang Kepemudaan di Banjarbaru, Kamis (11/9/2025). (Foto: MC Kalsel)
SHARE

TERAS7.COM – Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Bidang Kepemudaan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan digelar di Ruang Rapat H. Maksid, Kantor Gubernur Kalsel, Banjarbaru, Kamis (11/09/2025). Kegiatan ini menjadi wadah Pemprov Kalsel untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Rapat dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Miftahul Chair, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, M. Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Miftahul menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan strategis yang harus ditempatkan sebagai subjek utama dalam proses transformasi pembangunan daerah.

“Pemuda bukan hanya harapan masa depan, tapi juga penggerak hari ini. Mereka adalah agen perubahan, pelopor inovasi, sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.

Ia menyebut, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, kelompok usia muda mencakup hampir seperempat dari total penduduk Indonesia, termasuk di Kalimantan Selatan. Kondisi ini disebut sebagai “bonus demografi” yang bisa menjadi peluang besar apabila dikelola dengan baik.

Baca juga :

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Namun, ia juga mengingatkan adanya tantangan nyata, salah satunya tingginya jumlah pemuda yang masuk kategori NEET (Not in Education, Employment, or Training). Situasi ini, menurutnya, memerlukan respon kebijakan yang terukur dan kolaboratif.

“Kita perlu hadir dengan solusi nyata: pelatihan vokasi yang sesuai kebutuhan lokal, akses permodalan, inkubasi usaha, hingga ekosistem digital yang ramah bagi pemuda,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Miftahul memaparkan enam fokus utama yang harus diperhatikan dalam penyusunan kebijakan kepemudaan. Pertama, pengembangan kompetensi dan keterhubungan dengan industri, termasuk sinkronisasi pelatihan vokasi dengan sektor unggulan seperti pertanian modern, pariwisata, ekonomi kreatif, dan ekonomi hijau.

Kedua, penguatan ekosistem kewirausahaan pemuda melalui akses pembiayaan mikro, pelatihan bisnis, bimbingan digital, serta pendampingan bagi wirausaha muda perempuan dan kelompok marjinal.

Ketiga, peningkatan literasi digital dan keterampilan 4.0, mulai dari coding dasar hingga manajemen media sosial. Keempat, kebijakan penyerapan tenaga kerja dan mobilitas regional dengan program kerja terukur, pengembangan unit usaha komunitas, serta sistem rujukan kerja yang kuat.

Kelima, peningkatan partisipasi dan kepemimpinan pemuda dengan pelibatan aktif dalam perencanaan hingga evaluasi kebijakan publik, serta pelatihan kepemimpinan berkelanjutan. Keenam, pemanfaatan data dalam penyusunan kebijakan agar lebih tepat sasaran, melalui penguatan kapasitas pengumpulan dan analisis data di tingkat daerah.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penguatan peran pemuda tidak bisa hanya ditangani pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat.

“Komitmen Pemprov Kalsel sudah jelas, tetapi hasilnya akan sangat ditentukan oleh sinergi bersama. Kita perlu duduk satu meja, merumuskan program prioritas, menetapkan indikator kinerja, serta memastikan skema pendanaan yang operasional,” tandasnya.

Melalui rapat ini, Pemprov Kalsel berharap pemerintah kabupaten/kota dapat menyusun kebijakan kepemudaan yang responsif, terukur, dan sejalan dengan arah pembangunan provinsi yang berkelanjutan serta inklusif.

“Dengan sinergi yang kuat, saya yakin pemuda Banua akan menjadi kekuatan utama untuk membawa daerah kita lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global,” tutup Miftahul.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Telegram Print
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Surprise0
Leave a review Leave a review

Leave a review Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini

ad7c1503 2c70 40f5 b312 c8da05c371eb
Kabar Duka, Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
6 September 2026, 12.30
WhatsApp Image 2026 09 07 at 22.02.01
Hakim Pengadilan Negeri HSS Putuskan Hukuman Ringan Terpidana Pemalsu Dokumen Tanah?
7 September 2026, 20.50
Gemini Generated Image 5ptyqm5ptyqm5pty e1788949271587
Perlindungan Konsumen Membutuhkan Ekosistem, Bukan Ego Kelembagaan
9 September 2026, 18.23
2026 09 12 14 57 47 perlindungan konsumen digital lpksm borneo kalimantan.jpg
Perlindungan Konsumen: Membangun Ekosistem Perlindungan yang Terhubung
12 September 2026, 16.03
IMG 20260916 170912
Nahkoda Kapal Virgo Transport 8 Selamat dari Insiden, Kini Jalani Pemeriksaan
16 September 2026, 19.05

You Might Also Like

Anak Belajar dari Apa yang Dilihat, Andi Irmayani Ingatkan Pentingnya Peran Orang Tua dan Guru

Soal Aspirasi Hibah dan Bansos, Nurkhalis: Boleh Diusulkan, Tapi…

Di Tengah Kabut Asap Karhutla, RSD Idaman Banjarbaru Catat 76 Kasus ISPA

Jalan Al Jafri Makin Padat, Nurkhalis Tawarkan Opsi Pelebaran atau Drainase Tertutup

3 Titik Kebakaran Lahan Terjadi di Tanah Bumbu dalam Sehari, 10 Hektare Terdampak

Teras7.comTeras7.com
Follow US
© 2022 PT. Teras Tujuh Indonesia. Hak cipta dilindungi Undang-undang.
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Wartawan
  • Tim Redaksi
Selamat Datang!

Masuk ke akun

Register Lost your password?