TERAS7.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan di daerah. Peran pemuda dinilai strategis untuk menghidupkan koperasi agar lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, usai menjadi narasumber pada kegiatan Diskusi Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin, beberapa waktu lalu.
Menurutnya, antusiasme dan semangat pemuda menjadi modal penting dalam mendorong keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat langsung dalam berbagai aktivitas koperasi.
“Atas nama Gubernur Kalimantan Selatan, kami mengapresiasi keinginan dan semangat pemuda untuk ikut terlibat dalam aktivitas ekonomi. Ini menjadi energi besar bagi penguatan koperasi desa,” ujarnya.
Gusti Yanuar menjelaskan, keterlibatan pemuda dapat dilakukan melalui berbagai peran, baik sebagai petugas koperasi maupun pelaksana kegiatan usaha. Pemerintah daerah juga menawarkan peluang keterlibatan pemuda dalam sejumlah program yang terintegrasi dengan Koperasi Desa Merah Putih.
“Kami menawarkan beberapa alternatif peran, khususnya di Koperasi Merah Putih, baik sebagai petugas maupun pelaksana. Ini peluang bagi pemuda untuk terjun langsung menggerakkan ekonomi kerakyatan,” jelasnya.
Ia menegaskan, koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat berbasis kebutuhan riil di desa. Dengan keterlibatan pemuda, koperasi diharapkan mampu berkembang lebih dinamis dan profesional.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan, Pemprov Kalsel berharap Koperasi Desa Merah Putih dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi lokal yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.