TERAS7.COM – Kondisi saat ini sering turun hujan, sehingga mengakibatkan DBD semakin merebak serta meningkatkan korban demam berdarah di berbagai tempat dan telah memakan korban jiwa, khususnya anak-anak usia sekolah.
Untuk lingkungan sekolah, salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mengendalikan nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah dengan mengendalikan lingkungan lebih dahulu.
Pengendalian secara lingkungan ini dilakukan dengan tujuan membatasi ruang nyamuk untuk berkembang biak, sehingga harapannya nyamuk penyebab DBD bisa musnah.
Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru melalui Kabid PAUD DIKMAS Lia Astuti, SSTP, MM yang ditemui teras7.com di kantornya, Rabu (6/2), menghimbau kepada sekolah pada seluruh satuan jenjang sekolah untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekolah.
“Anak-anak harus dibiasakan melakukan kegiatan yang mengarah pada perwujudan lingkungan yang bersih dan sehat melalui perilaku sehat sejak dini,” ujarnya.
Langkah efektif yang harus dilakukan sekolah adalah tindakan pencegahan melalui gerakan 3 M yang merupakan salah satu solusi pencegahan demam berdarah.
Gerakan 3 M terdiri dari kegiatan menutup, menguras, dan mengubur objek-objek yang mendukung siklus hidup nyamuk, waspadai dan pahami tentang demam berdarah.
“Untuk surat edaran tertulis dari Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru tentang gerakan 3 M di sekolah dalam waktu dekat ini akan kami edarkan, ” tegasnya.
Ia berharap, gerakan 3 M bagi sekolah harus terus disampaikan dan dikoordinir guru untuk melatih kewaspadaan siswa sendiri terhadap berbagai hal yang dapat menimbulkan masalah bagi diri sendiri dan lingkungan.