TERAS7.COM – Jembatan Sungai Ulin yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Kilometer 31, Kota Banjarbaru saat ini tengah dilakukan perbaikan menyeluruh.
Menyikapi ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarbaru, Nurkhalis Anshari menyatakan dukungannya terhadap pemeliharaan infrastruktur tersebut.
Meski demikian, Nurkhalis juga menyampaikan keprihatinan atas dampak perbaikan jembatan tersebut terhadap aktivitas harian masyarakat.
“Jalur ini sangat vital, menghubungkan pusat Kota Banjarbaru dengan kawasan Landasan Ulin hingga ke wilayah kabupaten dan kota tetangga. Selama perbaikan berlangsung, warga harus memutar jauh melalui jalur alternatif yang juga mengalami kepadatan lalu lintas,” ujar Nurkhalis, Kamis (17/07/2025).
Ia menyebut, DPRD Banjarbaru menerima banyak keluhan dari warga terkait kemacetan, waktu tempuh yang lebih lama, dan dampak ekonomi bagi pelajar, pekerja, serta pelaku usaha kecil yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Karena itu, pihaknya mendesak kontraktor dan instansi terkait agar mempercepat proses pengerjaan, dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan konstruksi.
“Semakin lama pengerjaan, semakin besar pula beban masyarakat. Jangan sampai mereka terus dirugikan karena keterlambatan proyek,” tegas Nurkhalis.
Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi rekayasa lalu lintas di jalur alternatif. Menurutnya, koordinasi antara Dinas Perhubungan, kepolisian, dan kecamatan setempat sangat diperlukan untuk mengurai kemacetan selama masa perbaikan.
“Selain itu, perlu juga dipasang papan informasi proyek dan petunjuk arah yang jelas, agar masyarakat bisa mengatur rute dengan lebih efisien dan tidak bingung di lapangan,” imbuhnya.
Nurkhalis menegaskan bahwa DPRD akan terus memantau progres proyek dan memastikan kehadiran pemerintah dalam merespons keluhan masyarakat.
“Keselamatan tentu prioritas, tapi jangan abaikan kenyamanan dan mobilitas warga. Kami di DPRD mendukung perbaikan ini, namun mendesak agar pekerjaan diselesaikan secepat mungkin dan arus lalu lintas segera kembali normal,” tutupnya.