TERAS7.COM – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Balangan meluncurkan 10 inovasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan di bidang infrastruktur, penataan ruang, sanitasi, hingga kawasan permukiman.
Kepala Dinas PUPR Perkim Balangan, Rahmadiah, mengatakan inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur tidak hanya diukur dari banyaknya proyek yang dilaksanakan, tetapi juga dari bagaimana pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin mudah, cepat, dan memberikan manfaat nyata,” ujar Rahmadiah, Kamis (23/07/2026).
Adapun 10 inovasi yang diluncurkan meliputi Kularakat (Kolaborasi Usulan, Laporan dan Aduan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Terpadu), Pepes Papari (Percepatan Proses Pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung/PBG Mandiri), Kaminting (Kelola Limbah Lawan Stunting), Si Langkar (Sistem Informasi Pelaporan Kerusakan Bangunan Irigasi), Taksi Warna (Tangki Septik Berwarna), Basalaman (Balangan Sanitasi Layak dan Aman), Bedah Seru (Bedah Rumah Seribu Unit), Paman Latif (Penanganan Permukiman Kumuh Secara Kolaboratif), Sijaskon (Sistem Informasi Jasa Konstruksi), dan Simtaru (Sistem Informasi Tata Ruang).
Rahmadiah menjelaskan, berbagai inovasi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital, memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, serta mendukung penataan ruang dan pembangunan infrastruktur yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Menurutnya, inovasi juga menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi agar pelayanan publik semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ke depan, Dinas PUPR Perkim Balangan akan terus mengembangkan dan mengevaluasi implementasi setiap inovasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat serta mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Caption foto: Kepala Dinas PUPR Perkim Balangan, Rahmadiah, meluncurkan 10 inovasi pelayanan publik untuk meningkatkan kualitas layanan di bidang infrastruktur, penataan ruang, sanitasi, dan kawasan permukiman.