TERAS7.COM – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu sebagai langkah strategis dalam mendorong konektivitas wilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, dalam Forum Group Discussion (FGD) Progres Pembangunan Jembatan Penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu yang digelar di Batulicin, baru-baru tadi.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program prioritas yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di sektor infrastruktur.
Ia juga menyoroti urgensi percepatan pembangunan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya dalam memperlancar mobilitas antarwilayah.
“Pembangunan jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu ini akan membawa dampak besar bagi masyarakat. Terbukanya konektivitas antarwilayah akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran jembatan ini tidak hanya akan mempermudah arus barang dan jasa, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang berdampak langsung pada peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.
FGD tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut evaluasi progres pembangunan jembatan yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028.
Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Kotabaru Muhammad Rusli, jajaran pemerintah daerah, Tim Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Balai Pelaksana Jalan Nasional Provinsi Kalsel, serta perwakilan dinas terkait dan kontraktor pembangunan.
Melalui percepatan pembangunan ini, pemerintah daerah berharap jembatan penghubung Kotabaru–Tanah Bumbu dapat menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi kawasan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kalimantan Selatan.