TERAS7.COM – Dalam upaya mendukung transisi energi bersih, Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik mendorong Perusahaan Daerah (Perusda) untuk mengembangkan model bisnis baru.
Misalnya seperti Perusda Melati Bhakti Satya (MBS), Malik mengharapkan dapat memainkan peran penting dalam implementasi kebijakan nasional yang bertujuan untuk beralih dari energi fosil ke energi terbarukan.
Lanjut Malik, untuk fokus utama kebijakan ini adalah pengembangan bisnis kendaraan listrik.
“Saya mendorong MBS untuk mulai beralih ke penggunaan kendaraan non-fosil. Kendaraan tersebut dapat disewakan atau dipinjamkan,” kata Akmal Malik pada hari Rabu (21/02/2024).
Malik juga berharap, perusahaan yang dikelola pemerintah ini dapat meningkatkan perannya dan mengambil langkah konkret untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat.
Dalam sebuah rapat terbatas baru-baru ini, ia juga memberikan apresiasi kepada Perusda MBS atas pencapaian yang telah diraih.
Lebih lanjut, Malik menekankan, masih ada ruang untuk meningkatkan peran Perusda dalam mempercepat pencapaian yang telah ada.
“Kita membutuhkan data yang objektif untuk melihat lebih detail gambaran kinerja setiap Perusda,” ujarnya dengan tegas.
Sehubungan dengan kendaraan listrik, Malik ingin Perusda MBS menjalin kerjasama dengan Bankaltimtara.
“Meskipun saat ini belum diterapkan, namun kita harus memulai. Saya meminta MBS untuk segera membeli kendaraan non-fosil atau listrik,” imbuhnya.
Apalagi kata Malik, selain sejalan dengan kebijakan nasional, transisi ke energi terbarukan juga memiliki prospek yang sangat baik.
“Ini adalah prospek yang sangat baik. Di satu sisi, kita menerapkan kebijakan nasional transisi energi dari fosil ke terbarukan, dan di sisi lain, kita mendorong pertumbuhan bisnis. Ini adalah peluang yang sangat baik,” tutupnya.