TERAS7.COM – Pemerintah Kabupaten Banjar terus berupaya memperkuat tata kelola layanan kesehatan daerah. Hal itu ditandai dengan dibukanya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Banjar, H. Ikhwansyah, di Hotel Roditha Banjarbaru, Kamis (16/10/2025) pagi.
Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 16–17 Oktober 2025, diikuti oleh pengelola BLUD dari 25 UPT Puskesmas se-Kabupaten Banjar. Fokus utama kegiatan ini adalah penyusunan dan penyempurnaan dokumen Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), sebagai bagian penting dalam peningkatan akuntabilitas dan efisiensi layanan kesehatan berbasis BLUD.
Ikhwansyah menegaskan pentingnya penyusunan dokumen RBA yang realistis, transparan, serta berorientasi pada hasil. Ia menilai, RBA bukan sekadar dokumen administratif, melainkan alat manajemen strategis yang menjadi acuan dalam menjalankan program dan penggunaan anggaran di Puskesmas.
“RBA harus memuat sasaran kinerja, program, dan anggaran yang terukur serta dapat dipertanggungjawabkan. Ini menjadi dasar penting bagi pengelolaan BLUD yang profesional dan akuntabel,” ujar Ikhwansyah.
Ia juga mengingatkan para peserta agar mengikuti setiap sesi dengan serius. Menurutnya, materi yang disampaikan dalam Bimtek ini akan sangat membantu pengelola Puskesmas dalam meningkatkan kapasitas manajerial dan pemahaman teknis pengelolaan keuangan berbasis BLUD.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman. Hasil dari Bimtek ini diharapkan bisa langsung diterapkan dalam pengelolaan layanan kesehatan di masing-masing UPT,” tambahnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni mantan Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, M. Ramadhan, dan perwakilan dari lembaga konsultan Sethu Maharta Ilusa, yang membagikan wawasan terkait penyusunan RBA, evaluasi kinerja, hingga strategi peningkatan mutu layanan kesehatan berbasis BLUD.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Banjar berharap setiap Puskesmas mampu mengoptimalkan kinerja layanan dan pengelolaan keuangan secara mandiri, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas dan berkelanjutan.